11 iPhone Lawas yang Masih Layak Dibeli di 2026, Mulai dari Seri 16 hingga 15 Pro

Penulis: Sutomo  •  Senin, 18 Mei 2026 | 04:31:01 WIB
iPhone 16 Series menawarkan performa tinggi dengan dukungan fitur terbaru hingga 2026.

SULAWESI UTARA — Bagi pengguna yang ingin beralih ke iPhone atau upgrade tanpa merogoh kocek terlalu dalam, opsi membeli seri lawas masih sangat masuk akal di tahun ini. Apple dikenal memberikan dukungan pembaruan iOS hingga setengah dekade lebih, sehingga perangkat yang dirilis beberapa tahun lalu pun masih kebanjiran fitur terbaru. Yang perlu diwaspadai hanyalah model yang sudah masuk kategori vintage atau end of life, karena sudah tidak mendapat update lagi.

iPhone 16 Series: Paling Mutakhir dari Generasi Sebelumnya

Seluruh lini iPhone 16—baik reguler, Plus, Pro, maupun Pro Max—masih menjadi rekomendasi utama. Ditenagai chip A18 atau A18 Pro, performanya tidak diragukan untuk gaming berat, editing video, maupun multitasking. Kamera utama 48 MP di semua varian juga mampu menghasilkan foto dengan detail tajam, seperti yang diulas dalam review iPhone 16 sebelumnya.

Keunggulan lain: seluruh model sudah menggunakan USB-C untuk pengisian daya dan transfer data, mendukung dual eSIM, memiliki sertifikasi IP68, serta sudah kompatibel penuh dengan Apple Intelligence. Meski dibanderol lebih mahal dari saudara-saudaranya yang lebih lawas, iPhone 16 masih worth it di 2026. Satu catatan: hindari memilih iPhone 16e jika menginginkan fitur yang lebih lengkap.

iPhone 15 Pro dan Pro Max: Performa Pro dengan Harga Lebih Bersahabat

Jika budget belum cukup untuk iPhone 16 Pro, seri iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max adalah alternatif solid. Meski sudah berumur lebih dari dua setengah tahun, chip A17 Pro yang disematkan masih sangat bertenaga dan mendukung sebagian besar fitur Apple Intelligence di iOS 26. Perangkat ini baru menerima dua kali pembaruan sistem, sehingga diperkirakan masih akan mendapat setidaknya empat versi iOS lagi ke depan, termasuk iOS 27 yang akan rilis akhir tahun ini.

Keduanya membawa layar ProMotion dengan Ceramic Shield, rangka titanium yang lebih tahan banting, serta sistem kamera Pro dengan lensa telefoto. Port USB-C-nya mendukung kecepatan transfer hingga 10Gbps, dan ada sensor Lidar untuk pemindaian 3D. Model Pro Max unggul di layar lebih besar, baterai lebih awet, dan zoom telefoto yang lebih tinggi.

Saat ini iPhone 15 Pro series masih bisa ditemukan melalui reseller tertentu dalam kondisi baru, atau lewat program refurbished resmi Apple. Unit refurbished Apple sudah termasuk baterai baru, casing baru, dan software terbaru—opsi yang cukup aman untuk dipertimbangkan.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli iPhone Lawas?

Faktor paling krusial adalah selisih harga. Jika diskon yang ditawarkan hanya sedikit di bawah harga model baru, lebih baik bayar sedikit lebih mahal untuk mendapatkan perangkat yang lebih awet update-nya. Pastikan juga model yang dipilih masih dalam masa dukungan aktif—minimal masih menerima pembaruan keamanan.

Untuk pengguna di Indonesia, ketersediaan unit baru atau refurbished via distributor resmi seperti iBox, Digimap, atau Erafone bisa menjadi jaminan garansi dan keaslian barang. Membeli dari platform e-commerce pun oke, asal teliti dengan reputasi penjual dan kelengkapan aksesoris.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar iPhone Lawas di 2026

Apakah iPhone 13 masih layak dibeli di 2026?
Tergantung harga dan kondisi. iPhone 13 masih mendapat iOS 26, tapi kemungkinan dukungannya akan berakhir lebih cepat dibanding seri 15 atau 16. Jika budget sangat terbatas dan Anda tidak membutuhkan fitur Apple Intelligence, ini masih opsi yang oke.

Berapa lama biasanya Apple memberikan update untuk iPhone lawas?
Apple rata-rata memberikan update iOS utama selama 5-6 tahun sejak rilis, dan update keamanan bisa lebih lama lagi. Namun, fitur eksklusif seperti Apple Intelligence biasanya hanya tersedia di model dengan chip A17 Pro ke atas.

Reporter: Sutomo
Sumber: bgr.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top