Kemenkes Buka Beasiswa SEHAT 2026 untuk Mahasiswi Poltekkes, Bantuan Rp 10 Juta per Semester dan Pelatihan

Penulis: Saiful  •  Senin, 01 Juni 2026 | 16:03:01 WIB
Kemenkes membuka Beasiswa SEHAT 2026 dengan bantuan dana hingga Rp 10 juta per semester untuk mahasiswi Poltekkes.

JAKARTABeasiswa SEHAT atau Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan ini menyasar mahasiswi di jenjang diploma dan profesi. Tujuannya memperkuat layanan kesehatan di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

Bantuan Finansial hingga Rp 10 Juta per Semester

Penerima beasiswa mendapat dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester yang mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi. Khusus mahasiswa jenjang diploma, ada tambahan bantuan penelitian Rp 3 juta yang diberikan satu kali pada tahun akhir studi. Sementara untuk jenjang profesi, tersedia dana penunjang kapasitas Rp 1,2 juta per semester.

Peserta juga mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring, serta masuk ke ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe. Mereka berkesempatan memperoleh jejaring nasional dan internasional. Khusus jenjang profesi, peserta bisa menjadi mentor dan menginisiasi proyek sosial.

Jurusan dan Syarat Pendaftaran

Beasiswa ini terbuka untuk sepuluh program studi di Poltekkes Kemenkes, antara lain Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Dietetika, Farmasi, Sanitasi Lingkungan, Teknik Laboratorium Medik, Kesehatan Gigi, Promosi Kesehatan, Fisioterapi, serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi.

Pendaftar harus WNI perempuan dan belum menikah. Usia maksimal 24 tahun untuk jenjang diploma D3/D4, dan 27 tahun untuk profesi. Mahasiswi D3/D4 harus berada di semester 1, D4 lanjutan di semester 3, dan profesi di semester 1. Nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma, sementara IPK minimal 3,30 untuk D4 semester 3 dan 3,75 untuk profesi.

Esai Tulis Tangan dan Video 60 Detik Jadi Syarat Unik

Setiap pendaftar wajib membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250–450 kata. Khusus jenjang profesi, peserta harus mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok yang menjelaskan alasan pengabdian di wilayah DTPK. Dokumen lain yang perlu diunggah meliputi KTP, Kartu Keluarga, pas foto, rapor, KHS, ijazah, surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, dan hasil scan esai.

Jadwal Seleksi: Pendaftaran hingga Pengumuman Akhir

Pendaftaran dibuka 8–30 Juni 2026. Seleksi administrasi berlangsung 1–27 Juli 2026, dengan pengumuman administrasi pada 28 Juli 2026. Tes penulisan esai online digelar 1 Agustus 2026, disusul tes wawancara online pada 21 Agustus–14 September 2026. Pengumuman akhir jatuh pada 16 September 2026, dilanjutkan registrasi ulang dan orientasi hingga Oktober 2026.

Informasi lebih lengkap bisa diakses melalui sosialisasi online pada 2–5 Juni 2026 dan panduan resmi di laman SIBK Kemenkes.

Reporter: Saiful
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top