SULAWESI UTARA — DeepCool menghadirkan AK620 G2 dan AK400 G2 dalam dua pilihan desain. Varian pertama menggunakan top cover bermotif kayu yang sedang tren di kalangan perakit PC, sementara varian kedua, yang disebut Nyx, dilengkapi layar digital untuk menampilkan metrik CPU seperti suhu, frekuensi, dan konsumsi daya.
Kedua model tersedia dalam warna hitam atau putih. DeepCool juga menyertakan cover kotak-kotak hitam sebagai pengganti cover kayu jika pengguna ingin tampilan yang lebih konvensional.
Spesifikasi dan Desain Heatsink
AK620 G2 merupakan model dual-tower dengan enam heatpipe tembaga, sedangkan AK400 G2 adalah model single-tower dengan empat heatpipe yang menyentuh langsung permukaan prosesor. Kedua model mengusung desain sirip bergaya jigsaw di bagian depan dan pola kotak-kotak khas DeepCool di sisi pembuangan untuk meningkatkan tekanan statis.
Pendingin ini kompatibel dengan soket AMD AM5/AM4 dan Intel LGA 1700/1851/1200/115x. Dimensi AK620 G2 adalah 125 x 115 x 159 mm, sementara AK400 G2 berukuran lebih ringkas, 130 x 92 x 151 mm.
Kinerja Kipas dan Kompatibilitas RAM
AK400 G2 menggunakan satu kipas 120 mm dengan kecepatan maksimal 2.200 RPM, menghasilkan aliran udara 63,4 CFM dan tekanan statis 3,33 mmAq. AK620 G2 hadir dengan dua kipas 120 mm yang berputar hingga 2.000 RPM, dengan aliran udara 57,76 CFM per kipas dan tekanan statis 2,78 mmAq.
Untuk kompatibilitas RAM, AK400 G2 tidak menutupi slot memori sehingga semua ukuran RAM dapat dipasang. AK620 G2 mampu menampung RAM setinggi 40 mm, tetapi modul yang lebih tinggi dari itu memerlukan penggeseran posisi kipas intake beberapa milimeter ke atas, yang sedikit memengaruhi performa pendinginan dalam skenario tertentu.
Hasil Uji Performa: Menyaingi Liquid Cooler
Pengujian dilakukan di dalam casing tertutup dengan prosesor AMD Ryzen 9 9950X3D, kartu grafis RTX 4070 Ti Super, dan motherboard MSI X870E Carbon. Metode ini dipilih untuk merepresentasikan kondisi penggunaan nyata, bukan pengujian di bangku terbuka yang umum dilakukan reviewer lain.
Pada uji beban maksimal dengan PBO aktif, AK620 G2 mampu mendinginkan daya hingga 251W, mengungguli semua pendingin udara lain yang pernah diuji pada platform yang sama. AK400 G2 juga mencatatkan hasil solid untuk kelas single-tower dengan kemampuan mendinginkan daya hingga 244W. Tingkat kebisingan maksimal keduanya tercatat sangat rendah, masing-masing 42,4 dBA dan 41,9 dBA.
Pada uji dengan batas daya 200W, AK620 G2 menempati posisi kedua terbaik di antara pendingin udara, sementara AK400 G2 tetap kompetitif. Saat pengujian disimulasikan untuk beban gaming (150W CPU + 295W GPU), kedua pendingin beroperasi senyap pada 38,9 dBA, menjadikannya tidak akan menjadi sumber kebisingan utama di dalam sistem.
Kesimpulan: Performa Hebat dengan Catatan Ketersediaan
DeepCool AK620 G2 dan AK400 G2 membuktikan diri sebagai pendingin udara berperforma tinggi dengan tingkat kebisingan rendah. Hasil pengujian menunjukkan keduanya layak dipertimbangkan, bahkan mampu menyaingi sebagian besar liquid cooler AIO.
Kendala utamanya adalah ketersediaan di pasar Amerika Serikat karena larangan penjualan sejak 2024. Konsumen di luar AS, termasuk Indonesia, tidak terpengaruh larangan tersebut dan dapat membelinya melalui kanal resmi. Bagi pengguna yang mengutamakan performa senyap dan tidak ingin repot merawat sistem liquid cooling, seri AK G2 ini adalah pilihan yang sangat direkomendasikan.