SULAWESI UTARA — Pasar truk pikap di Amerika Serikat memang terus membesar, tetapi dimensi kendaraannya juga ikut membesar—bahkan banyak yang sudah tidak muat lagi di garasi rumah modern. Situasi ini membuka celah untuk kendaraan yang lebih ringkas, termasuk di segmen kendaraan listrik. Rivian R1T, meski lebih kecil dari pikap full-size pada umumnya, tetap bukan kendaraan yang bisa disebut kecil.
Dalam kesempatan wawancara di Park City, Utah, Scaringe menjawab pertanyaan soal potensi truk listrik berukuran lebih kecil dari R1T dengan tegas. "Ya, saya pikir ada peluang besar di sana," katanya. Ia kemudian menyebut bahwa dunia kendaraan listrik masih memiliki banyak segmen yang belum tersentuh. "Segmen yang pertama belum tersentuh adalah SUV medium sejati. Saat ini belum ada SUV medium yang benar-benar bisa dibeli konsumen. Yang ada hanya crossover medium," ujar Scaringe.
Menurut Scaringe, peluang untuk truk kecil sangat terbuka lebar, begitu pula untuk crossover berorientasi petualangan. "Karena itu kami punya R3 dan R4," tambahnya. Namun, ia mengingatkan bahwa platform yang ada sebenarnya mampu menghasilkan banyak varian, termasuk kemungkinan R2T atau bahkan model di luar itu. Tantangan terbesar, kata Scaringe, bukan pada kemampuan teknis, melainkan pada keputusan bisnis: "Masalah sebenarnya adalah memutuskan apa yang akan dibuat."
Ia menjelaskan bahwa Rivian harus fokus pada produk yang menciptakan nilai dan kegembiraan paling besar bagi perusahaan. Keputusan itulah yang melahirkan portofolio R2 dan R3 yang sudah diumumkan ke publik. Scaringe juga menyebut R3X sebagai sinyal—meski mungkin kurang ditangkap—tentang jenis varian unik yang bisa lahir dari platform R3 atau R2. "Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Dalam perjalanan waktu, saya tidak akan menutup kemungkinan apa pun. Tapi dalam waktu dekat, jangan berharap banyak untuk varian-varian yang sangat berbeda. Kami akan tetap fokus pada R2," tegasnya.
Lantas, apakah R4 nantinya akan berbentuk pikap? Scaringe hanya memberikan jawaban menggantung: "Bisa jadi banyak hal." Ia juga menyebut R4 adalah produk yang "sangat keren", namun belum siap untuk dibicarakan lebih detail. Pernyataan ini setidaknya memberi ruang bagi spekulasi bahwa Rivian tidak menutup pintu untuk truk kecil di masa depan—hanya saja bukan untuk sekarang.
Bagi penggemar Rivian di Indonesia yang menantikan truk listrik kompak, kabar ini bisa berarti harus bersabar lebih lama. R2 dan R3 akan menjadi fokus utama Rivian untuk beberapa waktu ke depan. Sementara itu, mimpi akan pikap listrik kecil yang lincah dan efisien masih harus menunggu giliran.