5 Fakta Pelantikan Pengurus Fokal IMM Sulawesi Utara 2026-2031, Wahyuddin Ukoli Pimpin Organisasi

Penulis: Saiful  •  Senin, 22 Juni 2026 | 15:05:31 WIB
Wahyuddin Ukoli resmi dilantik sebagai ketua umum Fokal IMM Sulawesi Utara periode 2026-2031.

MANADO — Pelantikan pengurus Fokal IMM Sulawesi Utara periode 2026-2031 berlangsung di Manado, Minggu (21/6). Organisasi ini resmi dipimpin oleh Wahyuddin Ukoli sebagai ketua umum untuk lima tahun ke depan.

Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Fokal IMM, Prof Dr Ma'mun Murod. Acara tersebut menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru di tingkat provinsi.

Siapa Saja yang Masuk dalam Struktur Baru?

Susunan pengurus Fokal IMM Sulawesi Utara 2026-2031 terdiri dari jajaran inti yang diketuai Wahyuddin Ukoli. Nama-nama pengurus lainnya turut dilantik dalam kesempatan yang sama, melengkapi struktur organisasi untuk periode mendatang.

Proses pelantikan ini menjadi momen transisi kepemimpinan setelah periode sebelumnya berakhir. Seluruh pengurus yang dikukuhkan diharapkan segera menjalankan program kerja yang telah direncanakan.

Prosesi Pelantikan Berlangsung di Manado

Acara pengukuhan digelar di Manado dan dihadiri oleh jajaran pengurus dari berbagai daerah di Sulawesi Utara. Kehadiran Ketua Umum PP Fokal IMM Prof Dr Ma'mun Murod sebagai pelantik menambah bobot seremoni tersebut.

Dalam sambutannya, Prof Dr Ma'mun Murod menekankan pentingnya peran organisasi dalam pengembangan kader dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut menjadi arahan awal bagi kepengurusan baru.

Apa Tugas Utama Pengurus yang Baru Dilantik?

Kepengurusan Fokal IMM Sulawesi Utara 2026-2031 memiliki mandat untuk memperkuat jaringan organisasi di tingkat provinsi. Fokus utama meliputi pengkaderan, pengembangan intelektual mahasiswa, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Wahyuddin Ukoli sebagai ketua umum akan memimpin tim untuk merealisasikan program-program strategis selama lima tahun ke depan. Organisasi ini juga diharapkan menjadi wadah aspirasi mahasiswa Muhammadiyah di Sulawesi Utara.

Pelantikan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi internal antar pengurus dari berbagai cabang. Sinergi antara kepengurusan pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

Reporter: Saiful
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top