Transaksi Digital di Sulut Tumbuh Pesat, Bank Mandiri Gencarkan Literasi Keuangan Sejak SD Lewat Tabungan Simpel dan Next-G

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:07:52 WIB
Bank Mandiri Manado gencarkan literasi keuangan digital melalui program Simpel dan Next-G untuk pelajar dan generasi muda.

MANADO — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memperkuat literasi keuangan digital di Sulawesi Utara dengan menggencarkan program Simpanan Pelajar (Simpel) dan Tabungan Next-G. Langkah ini menyasar pelajar dan generasi muda di Manado dan sekitarnya seiring pertumbuhan transaksi digital di provinsi tersebut yang kian pesat.

Mengapa Literasi Keuangan Digital Penting bagi Pelajar?

Program Simpel menyasar pelajar tingkat SD hingga SMA, sementara Tabungan Next-G dirancang untuk generasi muda berusia 17-25 tahun. Kedua produk ini mengajarkan kebiasaan menabung dan mengelola uang secara digital sejak dini.

Kepala Cabang Bank Mandiri Manado, Andi Pratama, mengatakan program ini bukan sekadar membuka rekening, melainkan membentuk kebiasaan finansial yang sehat. “Kami ingin generasi muda Sulut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga paham cara mengelola keuangan di era digital,” ujarnya dalam keterangan resmi, pekan lalu.

Lonjakan Transaksi Digital: Dari Warung hingga Sekolah

Pertumbuhan transaksi digital di Sulawesi Utara terlihat dari meningkatnya penggunaan QRIS di pasar tradisional, warung, hingga kantin sekolah. Bank Mandiri mencatat volume transaksi digital di wilayah itu naik signifikan dalam setahun terakhir.

Kondisi ini mendorong bank pelat merah itu untuk mempercepat edukasi. Lewat program Simpel, siswa diajarkan cara menabung via aplikasi Livin’ by Mandiri. Sementara Tabungan Next-G menawarkan fitur yang lebih fleksibel bagi mahasiswa dan pekerja pemula.

Apa Langkah Bank Mandiri Selanjutnya?

Ke depan, Bank Mandiri berencana memperluas jangkauan edukasi ke lebih banyak sekolah di kabupaten dan kota di Sulut. Program ini juga akan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah untuk memperkuat inklusi keuangan.

Andi menambahkan, pihaknya menargetkan 10 ribu rekening baru dari program Simpel dan Next-G di Sulut hingga akhir tahun. “Kami optimistis, dengan edukasi yang masif, pertumbuhan transaksi digital di Sulut akan semakin inklusif dan merata,” pungkasnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: manadopost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top