MANADO — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. memperkuat literasi keuangan digital di Sulawesi Utara dengan menggencarkan program Simpanan Pelajar (Simpel) dan Tabungan Next-G. Langkah ini menyasar pelajar dan generasi muda di Manado dan sekitarnya seiring pertumbuhan transaksi digital di provinsi tersebut yang kian pesat.
Program Simpel menyasar pelajar tingkat SD hingga SMA, sementara Tabungan Next-G dirancang untuk generasi muda berusia 17-25 tahun. Kedua produk ini mengajarkan kebiasaan menabung dan mengelola uang secara digital sejak dini.
Kepala Cabang Bank Mandiri Manado, Andi Pratama, mengatakan program ini bukan sekadar membuka rekening, melainkan membentuk kebiasaan finansial yang sehat. “Kami ingin generasi muda Sulut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga paham cara mengelola keuangan di era digital,” ujarnya dalam keterangan resmi, pekan lalu.
Pertumbuhan transaksi digital di Sulawesi Utara terlihat dari meningkatnya penggunaan QRIS di pasar tradisional, warung, hingga kantin sekolah. Bank Mandiri mencatat volume transaksi digital di wilayah itu naik signifikan dalam setahun terakhir.
Kondisi ini mendorong bank pelat merah itu untuk mempercepat edukasi. Lewat program Simpel, siswa diajarkan cara menabung via aplikasi Livin’ by Mandiri. Sementara Tabungan Next-G menawarkan fitur yang lebih fleksibel bagi mahasiswa dan pekerja pemula.
Ke depan, Bank Mandiri berencana memperluas jangkauan edukasi ke lebih banyak sekolah di kabupaten dan kota di Sulut. Program ini juga akan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah untuk memperkuat inklusi keuangan.
Andi menambahkan, pihaknya menargetkan 10 ribu rekening baru dari program Simpel dan Next-G di Sulut hingga akhir tahun. “Kami optimistis, dengan edukasi yang masif, pertumbuhan transaksi digital di Sulut akan semakin inklusif dan merata,” pungkasnya.