SULAWESI UTARA — Pemilik konsol PlayStation di Eropa harus bersiap kehilangan koleksi film digital mereka. Sony telah mengirimkan notifikasi resmi bahwa lisensi distribusi dengan Studio Canal akan berakhir, sehingga seluruh judul film dari rumah produksi tersebut akan ditarik dari akun pengguna pada 1 September 2025.
Notifikasi ini muncul di halaman regional PlayStation Store untuk Inggris, Prancis, Italia, dan Spanyol. Daftar film yang terdampak mencakup ratusan judul, mulai dari film klasik hingga rilisan terbaru Studio Canal.
Yang lebih meresahkan, Sony sama sekali tidak menyebutkan rencana pengembalian dana alias refund. Pemberitahuan itu hanya menyatakan bahwa film "akan dihapus dari perpustakaan video Anda" tanpa kompensasi finansial bagi pembeli.
Ini bukan insiden pertama yang melibatkan Sony dan konten digital. Beberapa tahun lalu, PlayStation Store sempat mengumumkan akan menarik seluruh tayangan Discovery karena masalah lisensi serupa. Bedanya, saat itu Sony akhirnya mencapai kesepakatan baru di menit-menit akhir dan membatalkan rencana penghapusan.
Belum ada kepastian apakah skenario serupa akan terjadi lagi pada kasus Studio Canal. Tenggat waktu yang masih tersisa hingga September memberi celah bagi negosiasi lanjutan, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda perubahan kebijakan.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa model kepemilikan konten digital sangat berbeda dengan fisik. Saat membeli DVD atau Blu-ray, konsumen benar-benar memiliki salinan fisik yang tak bisa diambil paksa. Sebaliknya, konten digital di platform seperti PlayStation Store hanyalah lisensi yang bisa dicabut kapan saja oleh penyedia layanan.
Bagi pengguna PlayStation di Indonesia, kasus ini belum berdampak langsung karena notifikasi hanya menyasar negara Eropa tertentu. Namun, pola yang sama bisa saja diterapkan di region lain jika lisensi distributor berbeda juga berakhir di kemudian hari.
Belum ada langkah konkret yang bisa diambil pengguna terdampak selain menunggu perkembangan negosiasi lisensi. Sony juga belum membuka jalur pengaduan atau kompensasi khusus untuk kasus ini.
Saran paling realistis: jangan mengandalkan satu platform sebagai satu-satunya tempat menyimpan koleksi film digital. Alternatif seperti membeli salinan fisik atau menggunakan layanan penyewaan (bukan pembelian) bisa jadi pilihan lebih aman untuk judul-judul favorit.