SULAWESI UTARA — Kepastian ini disampaikan langsung oleh senior project director Jess Reiner-Reed dalam acara preview Marvel's Wolverine. Ia menegaskan versi digital dan fisik akan dirilis bersamaan, dan versi disc-nya sudah berisi game utuh tanpa perlu koneksi internet untuk instalasi awal.
Meski game bisa langsung dimainkan dari disc, Insomniac tetap menyarankan pemain mengunduh day-one patch yang akan dirilis mendekati tanggal peluncuran. Patch ini berisi optimalisasi dan perbaikan bug yang masih dikerjakan tim hingga beberapa bulan sebelum rilis.
"Kami terus bekerja untuk polish dan memperbaiki bug," kata Reiner-Reed. Head of technology Mike Fitzgerald menambahkan timnya akan memanfaatkan setiap waktu yang ada untuk menyempurnakan game, dan pemain yang mengunduh patch akan mendapatkan pengalaman terbaik.
Klarifikasi ini muncul di tengah gelombang protes komunitas terhadap keputusan Sony menghentikan produksi disc untuk semua game mulai Januari 2028. Kebijakan tersebut otomatis mematikan pasar second-hand, membuat disc drive tidak relevan, dan memberi Sony kendali penuh atas harga di store digital mereka.
Para analis industri menyebut langkah Sony ini murni soal kontrol pasar. Dampaknya sudah terasa, termasuk di trailer sinematik Marvel's Wolverine yang dibanjiri komentar negatif dari pemain yang kecewa dengan arah kebijakan tersebut.
Saat ditanya soal reaksi komunitas terhadap kebijakan Sony, Insomniac memilih mengalihkan pembicaraan kembali ke game. Fitzgerald menegaskan tim ingin fokus membahas apa yang sudah mereka kerjakan selama ini dan antusiasme memperlihatkan hasilnya ke publik.
Keputusan ini bisa dipahami mengingat posisi Insomniac sebagai first-party studio milik Sony. Namun setidaknya, kepastian bahwa Marvel's Wolverine bisa dimainkan penuh dari disc memberi secercah harapan bagi kolektor fisik di Indonesia yang masih setia dengan format ini.
Marvel's Wolverine sengaja dirancang berbeda dari formula Spider-Man buatan Insomniac. Game ini mengambil pendekatan linear tanpa open world atau hub area untuk dijelajahi, dan tingkat kekerasannya jauh lebih tinggi sesuai karakter Wolverine yang identik dengan cakar dan amarahnya.
Insomniac juga sudah mengonfirmasi bahwa meski Wolverine, Jean Grey, dan sedikit peran Spider-Man muncul, universe X-Men secara utuh tidak eksis dalam interpretasi cerita ini. Keputusan berani ini akan diuji pasar, terutama setelah kesuksesan besar Spider-Man: Brand New Day yang baru saja mencetak rekor box office.
Pertanyaannya sekarang, apakah pendekatan linear dan lebih brutal ini bisa menyamai atau bahkan melampaui standar yang sudah dibangun seri Spider-Man. Pemain Indonesia yang sudah pre-order edisi fisik bisa bernapas lega — disc yang mereka tunggu tidak akan jadi pajangan kosong tanpa isi.