SULAWESI UTARA — Rombongan pimpinan MPR diterima langsung oleh Ketua BPK Isma Yatun dan Wakil Ketua BPK Budi Prijono. Agenda kunjungan tidak hanya berfokus pada persiapan agenda kenegaraan, tetapi juga menyinggung arah perbaikan tata kelola keuangan negara yang tengah berjalan di tingkat kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.
Apresiasi Tren Peningkatan Opini WTP di Tengah Persiapan Sidang Bersama
Di sela pertemuan, Muzani menyampaikan apresiasi atas tren positif pengelolaan keuangan publik. Ia menyoroti semakin banyaknya entitas pemerintah yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan mereka.
"Tentu ini adalah kabar yang menyenangkan," ujar Muzani dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Selasa (11/8/2026).
Menurut Muzani, capaian opini WTP bukan sekadar formalitas administratif. Ia menilai hal tersebut merupakan indikator nyata bahwa pengelolaan anggaran telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan dan didukung bukti-bukti keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Ia pun berharap tren perbaikan ini berkelanjutan agar keuangan negara semakin akuntabel, efektif, dan efisien.
Isma Yatun: Rekomendasi Pemeriksaan Harus Ditindaklanjuti Entitas
Ketua BPK Isma Yatun menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut. Ia menegaskan komitmen lembaganya untuk menyukseskan jalannya Sidang Tahunan MPR pada 14 Agustus mendatang.
"Kami sangat mengapresiasi Ketua MPR dan para Wakil Ketua MPR yang melakukan kunjungan silaturahmi kebangsaan kepada kami. Besar harapan kami adalah kelancaran dan kesuksesan pada tanggal 14 Agustus nanti," kata Isma.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Isma mengingatkan bahwa rekomendasi hasil pemeriksaan BPK perlu ditindaklanjuti oleh setiap entitas yang telah menerima laporan hasil pemeriksaan. Menurutnya, tindak lanjut tersebut menjadi kunci agar perbaikan pengelolaan keuangan negara dapat berjalan secara berkelanjutan, bukan hanya berhenti pada perolehan opini.
Agenda Kenegaraan dan Komposisi Rombongan Pimpinan MPR
Kunjungan ini merupakan rangkaian Silaturahmi Kebangsaan menjelang Sidang Tahunan MPR. Dalam forum tahunan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan serta membacakan laporan kinerja tahunan BPK di hadapan sidang.
Muzani tampak didampingi oleh Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Hidayat Nur Wahid, dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Turut hadir Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR Heri Herawan beserta sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Setjen MPR.
Isma menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung santai dan tidak membahas persoalan pelik. Silaturahmi ini lebih diarahkan untuk membicarakan berbagai hal yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. "Kami berbicara tentang hal-hal yang bermanfaat untuk bangsa dan negara ini," pungkasnya.