MANADO — Kesiapan itu disampaikan Rondonuwu sehari sebelum pelaksanaan, Minggu (25/10/2026), setelah menerima laporan dari seluruh satuan pendidikan. Ia menyebut persiapan sekolah sudah berjalan sejak lama, jauh sebelum jadwal ujian ditetapkan.
“Ya, sudah siap 100 persen dan saya optimistis semua pelaksanaan TKA lancar. Kita juga berharap nilai TKA tahun ini tinggi,” kata Jahya Rondonuwu kepada wartawan di Manado.
Rondonuwu memberikan apresiasi atas kesiapan satuan pendidikan. Menurutnya, seluruh siswa yang telah terdaftar dipastikan hadir karena TKA yang digelar Kemendikdasmen itu penting bagi peserta didik.
Pada hari pertama gelombang pertama, Senin (26/10/2026), pemantauan direncanakan di SMA Negeri 7 Manado. Kepala BPMP perwakilan Sulut Febry Dien bersama Kadis Dikda, DPRD Sulut, dan instansi terkait akan meninjau langsung lokasi tersebut.
Sementara pemantauan di cabang dinas dilakukan secara daring melalui internet. Rondonuwu berharap nilai TKA tahun ini lebih tinggi seiring persiapan panjang yang sudah ditempuh sekolah-sekolah.
Ketua MKKS SMA Sulut Jemmy Jermias menyatakan seluruh 223 SMA di provinsi itu siap mengikuti TKA. Penandatanganan pakta integritas dilakukan sejak Juni 2026 pada acara MKKS SMA di Pendopo Kantor Bupati Tahuna, Kabupaten Sangihe.
Sejumlah persiapan lain juga telah dijalankan, mulai dari latihan soal, bimbingan belajar, hingga tryout. “Kami juga telah mendorong hal ini dalam pertemuan MKKS SMA di Tompaso, Minahasa, pada September 2026 terkait TKA,” kata Jermias, yang juga Kepala SMA Negeri 1 Manado.
Untuk sekolahnya, 686 siswa kelas XII dinyatakan siap. “Tidak ada masalah dengan sekolah kami,” ujarnya.
Dari jenjang SMK, Sekretaris MKKS SMK se-Sulut Herni Onibala optimistis seluruh SMK negeri dan swasta mengikuti TKA. “Ya, pasti lancar,” kata Herni, yang juga Kepala SMK Negeri Pembangunan Pertanian. Jumlah SMK di Sulut mencapai 186 sekolah.
Sebanyak 67 SMA dan SMK di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) di tiga kabupaten kepulauan menyatakan kesiapan. Rinciannya, 29 sekolah di Kabupaten Talaud, 27 di Sangihe, dan 11 di Sitaro.
“29 sekolah di daerah 3T Kabupaten Talaud sudah siap mengikuti TKA,” kata Kepala Cabang Dinas Dikda Talaud Merry Supit.
Kepala Cabang Dinas Dikda Sangihe Jusran Gahansa menyebut 27 SMA dan SMK siap, dengan catatan listrik tidak padam dan internet berjalan baik. Hal senada disampaikan Kepala Cabang Dinas Dikda Sitaro Elfis Matantu, yang menyatakan 10 sekolah di wilayahnya siap 100 persen.
Ketiga kepala cabang dinas meminta pihak sekolah menyiapkan genset, khususnya bagi sejumlah sekolah yang berada di pulau-pulau. Mereka berharap PT PLN dan PT Telkom tidak melakukan pemadaman listrik maupun gangguan internet selama TKA berlangsung.
“Kami optimistis meraih nilai yang baik karena persiapan sudah lama,” kata Merry Supit, Jusran, dan Elfis.