SULAWESI UTARA — Komposer dan pianis asal Pematangsiantar, Jesica Yap, membawa pulang penghargaan Best of North America kategori R&B di InterContinental Music Awards 2026 lewat lagu You Are Beautiful. Karya yang sama juga meraih Bronze Medal dari Global Music Awards, menambah deretan pengakuan internasional bagi musisi independen yang kini berbasis di Los Angeles tersebut. Prestasi ini menegaskan posisi Jesica sebagai salah satu talenta Indonesia yang bersaing di panggung musik dunia.
Jesica Yap menempuh perjalanan panjang sebelum namanya tercatat di jajaran pemenang InterContinental Music Awards 2026. Musisi kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara, ini telah lebih dulu membangun reputasi di industri musik Los Angeles sebagai komposer, pianis, penyanyi-penulis lagu, sekaligus produser.
Lagu You Are Beautiful menjadi kendaraan utama Jesica meraih dua pengakuan sekaligus. Selain Best of North America untuk kategori R&B, komposisi tersebut baru saja dianugerahi Bronze Medal dari Global Music Awards.
Perjalanan musikal Jesica dimulai dari rumah. Ia lahir dan tumbuh di keluarga pencinta seni, lalu mendalami piano klasik sejak berusia 6 tahun.
Keinginan kuat untuk bercerita melalui nada membawanya menempuh pendidikan Film Scoring di Berklee College of Music. Dari institusi tersebut, Jesica memperdalam keahlian meracik komposisi untuk film dan media visual.
Kini menetap di Los Angeles sebagai musisi independen, ia dikenal lewat gaya yang memadukan fondasi piano klasik dengan sentuhan soul, R&B, pop, hingga kontemporer. Selain You Are Beautiful, karya orisinalnya mencakup lagu pop Holding Strong yang juga menjadi finalis InterContinental Music Awards 2026, serta komposisi instrumental What the Mind Keeps.
Reputasi Jesica di industri musik Amerika Serikat kian solid setelah resmi tercatat sebagai Voting Member di Recording Academy. Organisasi profesional penyelenggara Grammy Awards itu memberinya hak suara dalam menentukan pemenang.
Status tersebut menempatkan musisi Indonesia ini di lingkaran pengambil keputusan salah satu ajang musik paling bergengsi di dunia, bukan sekadar peserta atau penonton.
Di luar kesibukan mengarang lagu dan mengisi scoring film, Jesica mendedikasikan waktu untuk dunia pendidikan lewat Jesica Yap Music Academy di Los Angeles. Para murid bimbingannya telah tampil di sejumlah panggung megah dunia.
Daftarnya mencakup Walt Disney Concert Hall di Los Angeles, Carnegie Hall di New York, Cantor Arts Center di Stanford University, Memorial Church di Harvard University, hingga Musikverein di Wina, Austria.
Jesica menilai pengalaman hidup setiap musisi membentuk cara mereka bercerita melalui musik. "Saya berasal dari Pematangsiantar, dan musik membawa saya belajar serta bekerja dengan orang-orang dari berbagai latar belakang," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (1/11/2026).
Perjalanan kreatif dan karya terbaru Jesica Yap dapat diikuti melalui akun Instagram resminya, @jesicayap. Capaian di InterContinental Music Awards dan Global Music Awards menambah panjang daftar musisi Indonesia yang menembus kompetisi internasional lewat jalur independen.