Puan Maharani Hadiri Rakor Tiga Pilar PDIP Sulut di Minahasa Utara, Olly Dondokambey Sebut Konsolidasi 15 Kabupaten-Kota Rampung

Penulis: Yasir  •  Jumat, 06 November 2026 | 11:46:02 WIB
Ketua DPP PDIP Puan Maharani menghadiri Rakor Tiga Pilar PDIP Sulut di Minahasa Utara.

MINAHASA UTARA — Rakor Tiga Pilar PDIP Sulut dibuka dengan laporan kesiapan organisasi dari Olly Dondokambey. Menurut Olly, kehadiran Puan Maharani di tengah kader menjadi kehormatan sekaligus suntikan semangat bagi seluruh keluarga besar partai di Sulut.

Agenda kedatangan Ketua DPP itu terbilang mendadak. Persiapan hanya tiga hari, tetapi soliditas dan kerja sama kader disebut mampu menyukseskan kegiatan tersebut.

Target Olly Dondokambey: PDIP Sulut Menang di Tahun-Tahun Politik

Olly menegaskan keyakinannya bahwa PDIP Sulawesi Utara akan menang pada tahun-tahun politik ke depan. Pernyataan itu disampaikan di hadapan kader yang memenuhi agenda rapat koordinasi.

"Harapan kita di tahun-tahun politik ke depan, PDI Perjuangan Sulawesi Utara pasti menang. Konsolidasi organisasi yang sudah kita lakukan di 15 kabupaten dan kota kini sudah 100 persen selesai," tegas Olly.

Selain soal kesiapan organisasi, Olly melaporkan keterlibatan aktif kader PDIP dalam membantu masyarakat terdampak bencana kebakaran. Langkah itu disebut bagian dari komitmen partai untuk terus hadir di tengah warga.

Tiga Pilar yang Ditekankan Puan: Struktural, Legislatif, Eksekutif

Dalam sambutannya, Puan Maharani menegaskan pentingnya memperkuat konsolidasi melalui tiga pilar partai. Ketiga pilar itu adalah struktural, legislatif, dan eksekutif.

Sekretaris DPD PDIP Sulut Reza Rumambi menjelaskan, Puan juga memberi penekanan khusus soal tanggung jawab kader menjaga lingkungan dan merawat alam.

"Ibu Puan Maharani menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi yang terdiri dari tiga pilar, yakni struktural, legislatif, dan eksekutif. Kemudian dalam merawat Pertiwi, menjaga lingkungan hidup, serta membangun kepedulian terhadap alam," ungkap Reza.

Instruksi Teba dan Target Rekor MURI

Salah satu instruksi strategis dalam rakor itu adalah gerakan pembuatan Teba, tempat buang sampah sebagai fasilitas pengelolaan sampah organik dan nonorganik. Gerakan ini diarahkan kepada seluruh pengurus dan anggota fraksi PDIP dari tingkat pusat hingga daerah.

Program tersebut bahkan ditargetkan mencatatkan prestasi melalui pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

"Seluruh anggota fraksi se-Indonesia, baik DPD, DPC, maupun anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota ditugaskan untuk menjalankan instruksi ini," jelas Reza.

Instruksi Teba mempertegas bahwa konsolidasi partai tidak hanya soal kekuatan politik dan kesiapan menghadapi kontestasi. Tanggung jawab sosial serta kepedulian terhadap persoalan lingkungan hidup masuk dalam agenda yang sama.

Taruna Merah Putih dan Banteng Muda Indonesia di Barisan Depan

Keterlibatan generasi muda turut menjadi perhatian dalam rakor tersebut. Kehadiran organisasi sayap partai, Taruna Merah Putih (TMP) dan Banteng Muda Indonesia (BMI), menjadi bagian upaya memperkuat regenerasi dan memperluas peran anak muda dalam gerakan politik serta sosial PDIP.

Rakor Tiga Pilar dihadiri sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PDIP yang juga pengurus DPP. Hadir pula jajaran pengurus DPD PDIP Sulut, pengurus DPC dan PAC, organisasi sayap partai, kepala daerah dari PDIP, serta anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi dan kabupaten/kota.

Dari Minahasa Utara, PDIP Sulut menegaskan arah kerja tiga pilar partai sekaligus memastikan seluruh kader bergerak dalam satu barisan. Agenda berikutnya adalah memastikan konsolidasi yang sudah rampung di 15 kabupaten dan kota itu berjalan sampai tingkat ranting.

Reporter: Yasir
Sumber: tribunchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top