MIANGAS — Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas untuk memastikan pembangunan di beranda utara NKRI berjalan optimal. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan bahwa wilayah terluar tidak boleh lagi terabaikan dalam peta pembangunan nasional, terutama terkait akses kesehatan dan pendidikan.
Pemerintah pusat berencana memulai langkah strategis dengan melakukan perbaikan menyeluruh pada fasilitas publik di pelosok. Fokus utama diarahkan pada penguatan infrastruktur dasar yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan harian masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kunjungan ini merupakan penegasan bahwa tidak boleh ada wilayah yang dianaktirikan. Kita mulai revitalisasi Puskesmas dan sekolah-sekolah di seluruh pelosok Indonesia,” ujar Presiden Prabowo di hadapan ribuan warga setempat.
Kebanggaan Terhadap Identitas dan Akar Budaya Minahasa
Suasana di Pulau Miangas berubah emosional saat Presiden Prabowo mengenang garis keturunan dari sang ibu. Ia menyatakan bahwa kehadirannya di Sulawesi Utara memiliki makna personal yang mendalam, lebih dari sekadar urusan kenegaraan formal.
Presiden secara khusus meminta diputarkan lagu daerah "O Ina Ni Keke" untuk dinyanyikan bersama. Momen ini menjadi simbol kedekatan emosional Presiden dengan tanah leluhurnya yang disambut riuh tepuk tangan warga yang memadati lokasi acara.
“Saya minta menyanyikan ‘O Ina Ni Keke’ karena ibu saya dari Minahasa, dari Manado,” ungkap Presiden Prabowo yang disambut hangat oleh masyarakat Kepulauan Talaud.
Instruksi Presiden: Jenderal TNI Harus Bisa Menghibur Rakyat
Momen unik terjadi ketika Presiden Prabowo meminta para menteri Kabinet Merah Putih dan petinggi TNI untuk melepas kekakuan protokoler. Ia menginstruksikan para jenderal bintang empat dan bintang tiga yang mendampinginya untuk turun panggung dan bernyanyi bagi warga Miangas.
Presiden berkelakar bahwa seorang pemimpin militer tidak hanya harus cakap dalam tugas keprajuritan, tetapi juga harus mampu menyatu dengan hati rakyat melalui seni. Marsekal TNI Tonny Harjono (KSAU) kemudian melantunkan sejumlah lagu seperti "Rayuan Pulau Kelapa" hingga "Sio Mama".
“Jenderal jangan mau hormat-hormat terus. Jenderal sekali-sekali harus menghibur rakyat,” tegas Presiden dengan nada seloroh yang mencairkan suasana.
Kemeriahan mencapai puncaknya saat lagu daerah "Tabola Bale" diputar. Presiden Prabowo tampak ikut berjoget bersama warga dan jajaran menteri, menunjukkan sisi humanis di tengah agenda kunjungan kerja yang padat.
Penyaluran Fasilitas Pendidikan Digital di Wilayah Terluar
Selain membawa pesan kebijakan, kunjungan ini juga disertai dengan penyerahan bantuan konkret bagi sektor pendidikan di Pulau Miangas. Pemerintah berupaya memangkas kesenjangan akses teknologi antara wilayah perkotaan dengan daerah perbatasan.
Sejumlah fasilitas penunjang pendidikan diserahkan langsung kepada pihak sekolah, meliputi perangkat telekomunikasi modern dan panel pembelajaran digital. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di garda terdepan Indonesia.
Anak-anak sekolah di Miangas kini mendapatkan akses internet gratis untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Fasilitas ini menjadi bagian dari misi besar pemerintah dalam memastikan pemerataan digitalisasi pendidikan hingga ke titik nol kilometer di utara Indonesia.