SULAWESI UTARA — Samsung mengonfirmasi bahwa program beta One UI 9 akan dimulai dalam waktu dekat, dengan fokus awal pada seri Galaxy S26. Pembaruan ini mencakup sejumlah fitur baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman mobile yang lebih baik bagi pengguna.
Fitur Baru yang Diperkenalkan
Salah satu penekanan dalam One UI 9 adalah peningkatan alat kreatif dan opsi kustomisasi. Beberapa fitur baru yang diperkenalkan mencakup:
- Samsung Notes: Alat baru untuk kreativitas, termasuk pita dekoratif dan variasi gaya garis pena yang lebih luas.
- Aplikasi Kontak: Akses langsung ke Creative Studio untuk membuat kartu profil yang dipersonalisasi tanpa perlu beralih aplikasi.
- Panel Cepat yang Diperbarui: Pengguna kini memiliki kontrol lebih besar atas tata letak, dengan kemampuan untuk menyesuaikan kecerahan, suara, dan pemutar media secara independen.
Peningkatan Aksesibilitas dan Keamanan
One UI 9 juga membawa peningkatan signifikan dalam aksesibilitas. Fitur Mouse Key yang dapat disesuaikan memungkinkan kontrol kursor yang lebih halus. Selain itu, paket TalkBack yang digabungkan menawarkan fitur yang sebelumnya tersedia secara terpisah dari Google dan Samsung. Fitur Text Spotlight, yang menampilkan teks yang dipilih dengan lebih jelas, juga ditambahkan untuk memudahkan pembacaan.
Dari sisi keamanan, pembaruan ini menghadirkan perlindungan yang lebih baik terhadap aplikasi mencurigakan. Pengguna akan menerima peringatan jika ada aplikasi berisiko tinggi yang terdeteksi, serta saran untuk menghapusnya.
Kapan Pengguna Bisa Mengakses?
Untuk pengguna yang tertarik mengikuti program beta, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi Samsung Members. Namun, pendaftaran belum dibuka secara resmi. Samsung berencana untuk merilis versi stabil One UI 9 untuk perangkat flagship Galaxy yang akan datang, seperti Galaxy Z Fold 8, dalam waktu dekat.
Dengan peluncuran ini, Samsung menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan pengalaman pengguna di perangkat mobile, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan dan kebutuhan aksesibilitas. Pengguna di Indonesia dan kawasan lainnya diharapkan dapat merasakan manfaat dari fitur-fitur baru ini dalam waktu dekat.