SULAWESI UTARA — Lini produk Kia di pasar global mulai menghadapi tekanan besar akibat regulasi emisi yang semakin ketat, khususnya di Inggris. Paul Philpott, CEO Kia UK, mengungkapkan bahwa Kia Picanto kemungkinan besar harus dipensiunkan sebelum tahun 2030 jika aturan ZEV (Zero Emission Vehicle) mandate tidak mengalami perubahan signifikan.
Keputusan pahit ini muncul karena adanya ambang batas kuota penjualan mobil listrik yang meningkat drastis setiap tahunnya. Berdasarkan aturan saat ini, setiap pabrikan di Inggris wajib memastikan 33 persen dari total penjualan mereka adalah mobil listrik murni pada 2026, dan angka tersebut melonjak hingga 80 persen pada 2030.
Prioritas Model Volume Tinggi dan Dilema Sportage
Philpott menjelaskan bahwa Kia harus mengambil keputusan sulit terkait model mana yang tetap dipertahankan dalam kuota 20 persen mobil non-listrik yang tersisa pada 2030. Saat ini, Kia Sportage menjadi tulang punggung penjualan dengan kontribusi mencapai 40 persen dari total volume Kia di Inggris.
"Ketika Anda hanya diperbolehkan menjual 20 persen mobil non-EV, Anda tidak bisa menjual tujuh model bermesin pembakaran internal (ICE) sekaligus. Anda harus merelakan beberapa di antaranya," ujar Philpott. Ia menambahkan bahwa mempertahankan Sportage adalah prioritas utama, yang secara otomatis memakan jatah kuota mesin bensin dan mengancam posisi mobil kecil seperti Picanto.
Absennya Teknologi Hybrid pada Mesin 1.0L Picanto
Salah satu faktor krusial yang mempercepat rencana penghentian Picanto adalah spesifikasi teknisnya. Kia Picanto yang beredar saat ini mengandalkan mesin bensin 1.000 cc murni tanpa bantuan elektrifikasi. Sementara itu, regulasi Inggris mengharuskan semua mobil baru yang dijual setelah 2030 memiliki elemen hybrid, sebelum larangan total mesin ICE berlaku pada 2035.
Hingga saat ini, Kia dilaporkan tidak memiliki rencana untuk menyematkan sistem hybrid pada Picanto. Tanpa bantuan motor listrik atau baterai, Picanto tidak akan memenuhi syarat legalitas penjualan di Inggris memasuki dekade berikutnya. Kondisi ini memaksa Kia untuk memilih: menggantinya dengan model listrik murah atau keluar sepenuhnya dari segmen small car.
Dampak ZEV Mandate Terhadap Ekosistem Mobil Murah
Tren hengkangnya pabrikan dari segmen mobil kecil bukan hal baru. Biaya pengembangan teknologi emisi yang mahal seringkali tidak sebanding dengan margin keuntungan mobil kota yang tipis. Jika Picanto benar-benar dihentikan, Kia akan mengikuti jejak beberapa pabrikan lain yang sudah lebih dulu meninggalkan segmen A di Eropa.
Pemerintah Inggris dijadwalkan melakukan peninjauan terhadap mandat ini pada tahun depan. Namun, para analis industri memprediksi bahwa kelonggaran aturan kemungkinan besar hanya menyasar sektor tertentu dan tetap tidak akan memberikan ruang bagi mobil bensin murni tanpa elektrifikasi untuk bertahan lama di pasar.
Pertanyaan Terkait Masa Depan Kia Picanto (FAQ)
Apakah Kia Picanto akan diganti dengan versi listrik?
Kia belum mengonfirmasi pengganti langsung, namun Paul Philpott menyatakan brand harus mencari alternatif atau menyerah di segmen mobil kecil seperti yang dilakukan kompetitor lainnya.
Kapan penjualan Kia Picanto bensin terakhir kali diizinkan?
Berdasarkan aturan saat ini dan pernyataan CEO Kia UK, Kia tidak bisa lagi menjual Picanto bermesin bensin murni melampaui akhir tahun 2029.