BOLMONG — Peringatan Hardiknas tahun ini di Bolaang Mongondow tak hanya berpusat di kota. Pemerintah daerah memanfaatkan teknologi untuk menjangkau siswa di wilayah pelosok yang selama ini kerap terbatas aksesnya.
Bupati Yusra Alhabsyi, didampingi Ketua TP PKK Bolmong Kalsum Alhabsyi dan Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta, mengikuti kegiatan dari satu lokasi pusat. Namun, layar Zoom yang terpasang menghubungkan mereka dengan puluhan ruang kelas di desa-desa.
“Anak-anak Bolaang Mongondow memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. Pemerintah harus hadir hingga ke pelosok agar tidak ada yang merasa tertinggal,” ujar Yusra dalam sambutannya.
Antusiasme di Tengah Keterbatasan Internet
Meski sinyal internet di sejumlah desa masih menjadi kendala, para siswa tetap antusias mengikuti sapuan langsung dari kepala daerah. Beberapa sekolah di pusat kabupaten ikut bergabung, begitu pula sekolah-sekolah di wilayah terpencil yang selama ini jarang dikunjungi pejabat.
Dalam kegiatan itu, Bupati tampak didampingi jajaran forum koordinasi pimpinan daerah, termasuk Asisten I Chris Kamasaan, Asisten II Renti Mokoginta, serta Sekretaris Dinas Pendidikan Sande Makalalag.
Bukan Sekadar Seremoni Tahunan
Yusra menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini, kata dia, harus menjadi pengingat untuk memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan yang merata.
“Kami ingin memastikan akses pendidikan semakin merata, kualitas belajar meningkat, dan anak-anak Bolmong memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menyatakan pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. Ke depan, program perluasan akses internet ke sekolah-sekolah pelosok disebut bakal menjadi salah satu agenda strategis yang dikebut.