MANADO — Forum Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara tahun 2026 menjadi ajang konsolidasi antara pemda dan Bank Indonesia. Pertemuan yang digelar di Kantor Perwakilan BI Sulut itu membahas tiga persoalan utama yang selama ini menghambat investasi: lambatnya perizinan, lemahnya promosi daerah, dan infrastruktur yang belum siap di sejumlah kabupaten.
Wagub J. Victor Mailangkay memimpin diskusi yang berlangsung dalam format teknis. Ia didampingi Kepala Perwakilan BI Sulut Joko Supratikto, Kepala Bea Cukai Bitung Didit Prayudi Sidharta, dan Kepala Dinas PMPTSP Sulawesi Utara Hermina S. D. Korompis.
Bupati Boltim Siap Bersaing dengan Daerah Lain
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, hadir hingga akhir sesi. Ia menjadi salah satu kepala daerah yang paling aktif mengikuti rangkaian agenda. Kehadirannya menandakan keseriusan Boltim untuk masuk dalam peta persaingan investasi di kawasan timur Sulawesi Utara.
Selama ini, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur belum setenar Bitung atau Manado dalam menarik modal. Forum RIRU 2026 diharapkan menjadi titik balik bagi daerah-daerah yang selama ini kurang dilirik investor.
Penandatanganan Komitmen Bersama
Dalam forum tersebut, peserta menandatangani Berita Acara Dedicated Team Meeting. Dokumen itu menjadi komitmen antarinstansi untuk memperkuat sinergi dalam menarik minat investor ke Sulawesi Utara.
Forum ini menjadi salah satu ruang konsolidasi yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan arus investasi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Langkah selanjutnya, setiap kabupaten diminta menyusun peta potensi investasi unggulan masing-masing.