BOLTIM — Keramaian luar biasa terjadi di Bolaang Mongondow Timur saat ribuan warga menghadiri Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad. Bupati Boltim Oskar Manoppo yang turut hadir dalam kesempatan itu tak hanya menyambut antusiasme jemaah, tetapi juga menyelipkan pesan strategis tentang pembangunan daerah.
Pesan Bupati di Tengah Gelombang Jemaah
Di hadapan lautan manusia yang memadati lokasi acara, Oskar Manoppo menyampaikan ajakan untuk memperkuat tali persaudaraan. Menurutnya, solidaritas sosial menjadi modal dasar yang tak ternilai bagi kemajuan Boltim.
Namun, Bupati tak berhenti di situ. Ia juga mendorong masyarakat untuk membuka diri terhadap peluang investasi yang bisa masuk ke wilayah tersebut. “Kekompakan kita adalah daya tarik utama bagi investor,” ujarnya dalam sambutan yang disambut tepuk tangan jemaah.
Mengapa Momen Keagamaan Jadi Panggung Investasi?
Pilihan Bupati untuk menyuarakan investasi di tengah acara keagamaan bukan tanpa alasan. Boltim, yang dikenal sebagai daerah dengan potensi sumber daya alam dan pariwisata, membutuhkan suntikan modal untuk menggerakkan roda ekonomi. Keramaian Tabligh Akbar dinilai sebagai forum efektif untuk menyampaikan pesan pembangunan secara langsung ke publik.
Dengan ribuan warga berkumpul, pesan tentang pentingnya iklim investasi yang kondusif bisa tersebar luas secara organik. Oskar ingin menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan spiritual bisa berjalan beriringan.
Apa Dampaknya bagi Warga Boltim?
Seruan investasi ini diharapkan bisa membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Selama ini, banyak pelaku usaha lokal mengeluhkan minimnya modal dan akses pasar.
Kehadiran investor, jika terealisasi, bisa menjadi angin segar bagi perekonomian warga. Namun, Bupati mengingatkan agar persaudaraan yang sudah terbangun tidak luntur hanya karena urusan bisnis.
“Jaga kebersamaan. Investasi masuk, tapi kita tetap satu keluarga besar Boltim,” tegas Oskar.
Antusiasme Jemaah dan Harapan ke Depan
Ribuan jemaah yang hadir sejak pagi tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Tak hanya dari Boltim, beberapa peserta datang dari kabupaten tetangga untuk mendengarkan tausiah UAS.
Pemerintah daerah berencana menjadikan momen serupa sebagai agenda tahunan. Selain sebagai sarana memperkuat iman, acara ini dinilai efektif untuk mempromosikan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.
Ke depan, Pemkab Boltim akan menyusun peta jalan investasi yang ramah bagi pengusaha, tanpa mengabaikan kepentingan warga lokal.