SULAWESI UTARA — Pohon dengan diameter sekitar lima meter itu roboh dan menimpa sejumlah bangunan tempat warga beristirahat. Material bangunan yang ambruk akibat hantaman batang pohon menjadi penyebab utama cedera pada kedua korban anak-anak tersebut.
Evakuasi Sulit, Petugas Potong Batang Bertahap
Babinsa Kelurahan Masjid, Sertu Mardi, mengonfirmasi bahwa pohon tumbang juga merusak dua kios di sekitar lokasi. "Pohon tumbang mengenai dua kios. Dari kejadian ini ada korban anak-anak," ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung rumit karena ukuran pohon yang sangat besar. Puluhan petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kebersihan, dan Satpol PP dikerahkan. Mereka harus memotong batang dan ranting secara bertahap sebelum material yang menimpa bangunan bisa dibersihkan sepenuhnya.
Jalan Ditutup, Tiang Listrik Ikut Rusak
Seusai kejadian, petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Medan langsung menutup ruas Jalan Masjid-Mahkamah. Langkah ini ditempuh untuk menghindari risiko kecelakaan tambahan dan mempercepat proses penanganan.
Selain merusak rumah dan kios, pohon mahoni tersebut juga menimpa sejumlah tiang listrik di sekitarnya. Kabel listrik tertarik saat batang pohon roboh, menyebabkan kerusakan pada infrastruktur kelistrikan di area tersebut.
Warga Dievakuasi ke Kantor Kelurahan
Demi alasan keselamatan, sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi untuk sementara dievakuasi ke kantor kelurahan setempat. Kondisi beberapa bangunan masih rawan ambruk pascatumbangnya pohon besar itu.
Petugas terus melakukan pendataan terhadap rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut. Hingga Rabu malam, proses pembersihan dan evakuasi masih berlangsung di lokasi kejadian di Kecamatan Medan Maimun.