MANADO — Letjen TNI (Purn) Alfrets Denny Tuejeh mendapat kepercayaan baru di pemerintahan pusat. Pria kelahiran Minahasa itu dikabarkan telah bergabung dengan jajaran Kantor Staf Presiden (KSP). Sebelumnya, ia pernah mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur Sulawesi Utara.
Perjalanan Karier dan Kiprah di TNI
Alfrets Denny Tuejeh dikenal luas sebagai mantan Pangdam XIII/Merdeka. Komando kewilayahan TNI AD itu membawahi Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah. Selama bertugas, ia menangani berbagai persoalan keamanan dan stabilitas di kawasan timur Indonesia.
Purnawirawan bintang tiga ini juga sempat maju dalam kontestasi politik daerah. Langkahnya menuju KSP menjadi babak baru dalam kariernya setelah pensiun dari dinas militer aktif.
Putra Daerah di Lingkaran Istana
Bergabungnya Alfrets Denny Tuejeh ke KSP menambah daftar putra daerah Minahasa yang duduk di pemerintahan pusat. Sebelumnya, sejumlah tokoh asal Sulawesi Utara tercatat pernah atau sedang mengemban tugas di lembaga setingkat kementerian dan istana kepresidenan.
Kantor Staf Presiden sendiri bertugas memberikan dukungan strategis, mengendalikan program prioritas nasional, serta mengoordinasikan kebijakan langsung di bawah presiden.
Dukungan dari Tanah Toar Lumimuut
Kabar ini disambut positif oleh sejumlah tokoh masyarakat dan politik di Sulawesi Utara. Mereka menilai penempatan putra daerah di posisi strategis pusat dapat memperkuat konektivitas antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini dinilai penting dalam percepatan pembangunan di wilayah timur Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Alfrets Denny Tuejeh terkait tugas spesifik yang akan diembannya di KSP. Publik menantikan kontribusi nyata sang jenderal dalam struktur pemerintahan nasional.