MANADO — Pemerintah Kota Manado memulai persiapan awal untuk Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 dengan mengumumkan struktur kepanitiaan baru. Wali Kota memperkenalkan Levita G. Supit, SH, MH sebagai Ketua Umum yang akan memimpin perhelatan bertema "Collaboration of Spirit". Penunjukan ini menjadi langkah pertama untuk memastikan festival tahun depan berjalan lebih terukur dan berdampak luas.
Arah Baru TIFF 2026: Bukan Sekadar Pamer Bunga
Dalam pemaparannya, Levita G. Supit menegaskan bahwa TIFF 2026 tidak hanya akan menjadi ajang pamer flora semata. Ia berkomitmen untuk merancang festival yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Utara. "Collaboration of Spirit" menjadi tema yang diusung untuk mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah berkolaborasi.
Mengapa Penunjukan Ini Krusial?
Penunjukan ketua panitia di tahap awal ini menjadi sinyal keseriusan pemkot dalam menyukseskan TIFF. Biasanya, persiapan festival besar seperti ini membutuhkan waktu panjang untuk mengatur koordinasi lintas dinas, pengamanan, hingga promosi. Dengan struktur yang sudah terbentuk sejak sekarang, panitia memiliki ruang lebih untuk menyusun program yang matang.
Dampak Ekonomi yang Diharapkan dari TIFF
TIFF selama ini dikenal sebagai salah satu agenda wisata unggulan di Manado dan Tomohon. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah dan mancanegara biasanya memadati lokasi festival. Levita menyebutkan bahwa pihaknya akan fokus pada peningkatan kualitas produk lokal yang dijajakan selama acara. Harapannya, omzet pelaku UMKM bisa naik signifikan dibanding edisi sebelumnya.
Apa Langkah Selanjutnya untuk TIFF 2026?
Setelah kepengurusan resmi terbentuk, panitia akan segera menyusun peta jalan atau roadmap kegiatan. Beberapa agenda yang masuk dalam daftar prioritas adalah kurasi peserta pameran bunga, penataan rute karnaval, serta promosi digital yang menjangkau pasar Asia Pasifik. Pemkot juga akan melibatkan komunitas pecinta flora dan desainer lokal untuk memperkaya konsep artistik festival.
Dengan persiapan yang dimulai lebih awal, TIFF 2026 diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci utama agar festival ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan agenda strategis yang menghidupkan denyut ekonomi warga.