BOLTARA — Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, memimpin langsung prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas Kesehatan. Agenda yang berlangsung di Kantor Dinkes Boltara ini menandai peralihan tanggung jawab kepemimpinan dari Ali Dumbela kepada Sofian Mokoginta.
Dalam arahannya, Sekda Jusnan menekankan bahwa rotasi pejabat di lingkungan pemerintah daerah merupakan langkah penyegaran organisasi yang lumrah. Ia menginstruksikan pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan adaptasi internal guna memastikan program kerja tidak terhambat.
"Saya berharap pejabat yang baru dapat segera berakselerasi, menjaga kekompakan, serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan sejalan dengan visi pembangunan daerah," tegas Jusnan di hadapan jajaran pejabat struktural yang hadir.
Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan pakta integritas dan berita acara sertijab. Selain itu, dilakukan penyerahan aset secara simbolis sebagai bagian dari prosedur transisi kepemimpinan di lingkungan dinas tersebut.
Sofian Mokoginta, yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Boltara, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut. Ia berkomitmen untuk memperkuat sinergi internal demi menjawab tantangan kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin dinamis.
Ia memastikan program-program strategis yang telah dirancang sebelumnya akan tetap berlanjut dengan sejumlah penguatan pada aspek kualitas. Fokus utamanya adalah memastikan kehadiran pemerintah dalam layanan kesehatan dasar dapat dirasakan langsung oleh warga.
"Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Saya mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi dan fokus pada peningkatan layanan publik di sektor kesehatan," kata Sofian saat memberikan sambutan perdananya.
Sementara itu, Ali Dumbela yang telah memimpin Dinas Kesehatan selama kurang lebih tiga tahun kini mendapat tugas baru. Ia resmi bergeser untuk menakhodai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boltara, membawa pengalaman manajerialnya ke sektor lingkungan.
Ali menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh tim medis dan staf selama masa jabatannya yang penuh dinamika. Ia mengakui bahwa capaian yang diraih selama ini merupakan hasil kolaborasi dari seluruh elemen di Dinas Kesehatan.
"Semua jabatan ada waktunya. Apa yang kita capai adalah hasil kerja bersama. Saya secara pribadi memohon maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas," ungkap Ali.
Selain posisi kepala dinas, penyegaran organisasi ini juga menyasar sejumlah jabatan strategis lainnya di lingkungan Dinas Kesehatan Boltara. Beberapa posisi yang turut mengalami pergantian personel meliputi jabatan Sekretaris Dinas serta beberapa kepala bidang.