SpaceX Ajukan Investasi Chip 119 Miliar Dolar untuk Proyek Terafab Texas

Penulis: Ragil  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 22:43:01 WIB
SpaceX mengajukan izin pembangunan pabrik semikonduktor senilai 55 miliar dolar AS di Texas.

SpaceX resmi mengajukan dokumen pembangunan pabrik semikonduktor senilai 55 miliar dolar AS di wilayah pedesaan Texas sebagai bagian dari proyek Terafab milik Elon Musk. Total investasi untuk fasilitas pembuatan chip ini diproyeksikan membengkak hingga menyentuh angka 119 miliar dolar AS. Langkah ini menandai ambisi besar Musk untuk mengamankan rantai pasok komponen inti secara mandiri.

AUSTIN — Elon Musk melalui SpaceX mengambil langkah agresif dengan mengajukan izin pembangunan pabrik semikonduktor masif yang berlokasi di Texas, Amerika Serikat. Proyek yang dinamakan Terafab ini diperkirakan membutuhkan total modal mencapai 119 miliar dolar AS atau setara Rp 1.904 triliun.

Angka tersebut muncul dalam pengajuan dokumen terbaru yang merinci rencana pembangunan awal senilai 55 miliar dolar AS (sekitar Rp 880 triliun). Nilai investasi ini melonjak drastis dibandingkan pengumuman awal pada Maret lalu yang hanya menyebut angka 20 miliar dolar AS (sekitar Rp 320 triliun).

Ekspansi Skala Besar di Wilayah Pedesaan Texas

Lokasi pembangunan dipilih di area rural Texas guna mengakomodasi infrastruktur fabrikasi yang membutuhkan lahan luas. SpaceX menargetkan fasilitas ini sebagai pusat produksi chip mutakhir yang akan mendukung berbagai lini bisnis Musk, mulai dari satelit Starlink hingga kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI).

Dokumen perizinan tersebut menunjukkan bahwa SpaceX tidak lagi sekadar menjadi konsumen chip, melainkan pemain utama dalam industri manufaktur semikonduktor global. Langkah ini menempatkan perusahaan di posisi yang bersaing langsung dengan raksasa seperti TSMC, Intel, dan Samsung dalam hal skala investasi fasilitas fisik.

Peningkatan anggaran yang mencapai hampir enam kali lipat dari rencana semula mengindikasikan adanya perubahan strategi teknis yang signifikan. Para analis industri melihat ini sebagai upaya Musk untuk memitigasi risiko kelangkaan chip global yang sering menghambat produksi perangkat keras di masa lalu.

Ambisi Kemandirian Rantai Pasok Elon Musk

Proyek Terafab dirancang untuk mengintegrasikan kebutuhan komponen elektronik di bawah kendali penuh SpaceX. Dengan memiliki pabrik sendiri, perusahaan dapat mempercepat siklus riset dan pengembangan tanpa harus bergantung pada jadwal produksi vendor pihak ketiga.

Fasilitas ini juga diprediksi akan menyerap ribuan tenaga kerja ahli di bidang teknik elektro dan manufaktur presisi tinggi. Meskipun berlokasi di daerah terpencil, infrastruktur pendukung mulai dari akses energi hingga logistik akan dibangun secara paralel untuk mendukung operasional pabrik selama 24 jam.

Hingga saat ini, SpaceX belum memberikan rincian jadwal pasti kapan produksi perdana chip akan dimulai. Namun, pengajuan izin dengan nilai kapital sebesar ini menunjukkan bahwa konstruksi fisik kemungkinan besar akan segera dimulai dalam waktu dekat guna mengejar target operasional Terafab.

Reporter: Ragil
Back to top