MANADO — Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus atau yang akrab disapa YSK, memimpin langsung tahapan pantukhir atau penentuan akhir calon Paskibraka tingkat provinsi untuk tahun 2026. Proses seleksi yang berlangsung ketat itu menjadi pintu gerbang terakhir bagi putra-putri terbaik daerah sebelum bersaing di tingkat nasional.
Dari hasil seleksi tersebut, tiga putra dan tiga putri terbaik Sulawesi Utara resmi digadang-gadang melaju ke tahapan seleksi nasional. Mereka nantinya akan bersaing dengan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia untuk menjadi anggota Paskibraka Nasional pada peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun 2026.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap para peserta mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama harum daerah di tingkat nasional. Seleksi tahun ini disebut berlangsung sangat kompetitif karena kemampuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota dinilai merata.
Gubernur YSK menegaskan, kriteria penilaian tidak hanya berhenti pada kemampuan baris-berbaris. Para peserta menjalani serangkaian tes mulai dari aspek kedisiplinan, wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga kemampuan fisik dan mental.
“Calon Paskibraka bukan hanya dituntut memiliki kemampuan baris-berbaris, tetapi juga harus mampu menjadi teladan bagi generasi muda,” ujar YSK dalam keterangannya. Menurutnya, Paskibraka merupakan simbol semangat nasionalisme dan karakter generasi muda Indonesia yang disiplin, tangguh, serta memiliki jiwa patriotisme.
Proses pantukhir dilakukan secara objektif guna memastikan peserta yang terpilih benar-benar memiliki kualitas terbaik. Gubernur YSK memastikan tidak ada celah bagi penilaian subjektif dalam menentukan enam nama yang akan melaju ke tingkat nasional.
Pemprov Sulut berharap para calon Paskibraka yang terpilih mampu bersaing ketat di seleksi nasional dan mengharumkan nama daerah. Dengan persaingan yang ketat antardaerah, persiapan mental dan fisik para pelajar asal Bumi Nyiur Melambai ini akan diuji di tingkat yang lebih tinggi. (*)