KOTAMOBAGU — Perpindahan Rendy Mangkat ke Partai Gerindra mulai memicu spekulasi politik di Kota Kotamobagu dan sekitarnya. Proses seremonial penerimaan dirinya sebagai anggota baru ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) langsung oleh Ketua Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam sebuah agenda konsolidasi partai.
Langkah ini tidak hanya dipandang sebagai perpindahan partai biasa. Sejumlah pengamat dan simpatisan menilai keputusan tersebut merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi Gerindra di tingkat lokal.
Seorang simpatisan Rendy Mangkat yang enggan disebut namanya mengungkapkan keyakinannya bahwa figur wakil wali kota itu mampu memperbesar basis dukungan partai. “Masuknya Pak Rendy ke Gerindra menunjukkan bahwa beliau ingin mengambil peran lebih besar dalam pembangunan politik daerah. Ini tentu menjadi energi baru bagi Gerindra di Kotamobagu,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedekatan Rendy dengan masyarakat menjadi modal utama. “Pak Rendy dikenal dekat dengan masyarakat. Dukungan akar rumput itu yang menjadi modal besar untuk membangun konsolidasi politik ke depan,” tambahnya.
Di tingkat provinsi, Partai Gerindra Sulawesi Utara tengah memperkuat struktur internal melalui berbagai agenda konsolidasi kader. Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerindra Sulut disebut menjadi momentum untuk mempererat kekuatan politik partai di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus.
Masuknya Rendy Mangkat dipandang dapat mempengaruhi konstelasi politik di Kotamobagu menjelang agenda politik mendatang. Dengan bertambahnya figur daerah yang bergabung, Gerindra dinilai tengah membangun kekuatan politik jangka panjang di Sulawesi Utara.