SULAWESI UTARA — Kekhawatiran menyelimuti kubu Skotlandia saat gelandang kunci mereka, Scott McTominay, tidak tampak dalam rombongan tim yang tiba di hotel di Boston, Kamis (20/7) waktu setempat. Pemain berusia 29 tahun itu diketahui absen dari sesi latihan karena mengalami sakit perut.
McTominay sebelumnya masih bersama skuad saat mereka melakukan perjalanan dari base camp di Charlotte. Namun, sebagai langkah antisipasi, ia melakukan perjalanan terpisah dengan didampingi dokter.
Ketidakhadiran McTominay di sesi latihan tentu menjadi pukulan telak bagi pelatih Steve Clarke. Pemain yang memperkuat Napoli itu telah menjadi figur sentral dalam beberapa kampanye terakhir Skotlandia. Dengan 15 gol dari 70 caps, kontribusinya di lini tengah sangat vital.
Terbaru, McTominay sukses mencetak gol dalam kemenangan meyakinkan 4-0 atas Bolivia, Sabtu lalu. Ketajamannya menjadi salah satu senjata utama Skotlandia yang akan menghadapi Haiti, Maroko, dan Brasil di fase grup.
Rekan setim di lini tengah, Kenny McLean, angkat bicara mengenai situasi ini. Dalam konferensi pers, Kamis (20/7), ia mengaku was-was namun tetap optimis.
"Semoga itu tidak menyebar. Mudah-mudahan Scott akan baik-baik saja. Saya yakin dia akan baik-baik saja," ujar McLean.
McLean juga menekankan betapa pentingnya peran McTominay bagi tim. "Saya tidak perlu banyak bicara tentang dia, semua orang tahu seberapa besar pengaruhnya. Ini adalah kerja tim dan akan selalu seperti itu, tetapi ketika Anda memiliki pemain spesial seperti dia, Anda pasti ingin mereka tersedia. Saya yakin dia akan siap," tambahnya.
Skotlandia akan memulai Piala Dunia pertama mereka dalam 28 tahun saat menghadapi Haiti di Boston Stadium, Foxborough, Sabtu (22/7) malam waktu setempat atau Minggu (23/7) pukul 02.00 WIB. Penggemar Skotlandia yang telah membanjiri Boston dalam jumlah besar tentu menanti kabar terbaru.
Pelatih Steve Clarke dijadwalkan akan berbicara kepada media pada Jumat (21/7) waktu setempat. Ia diharapkan bisa memberikan update resmi mengenai kondisi McTominay. Absennya pemain kunci di laga pembuka bisa menjadi pukulan berat bagi ambisi Skotlandia untuk lolos dari grup berat yang juga dihuni Maroko dan Brasil.