Dua Pekuan Pemadaman Bergilir di Palangka Raya, Gubernur Kalteng Desak PLN Segera Bertindak

Penulis: Fajar  •  Senin, 29 Juni 2026 | 23:51:31 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyoroti pemadaman listrik bergilir di Palangka Raya.

SULAWESI UTARA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan keprihatinannya atas pemadaman listrik bergilir yang terus terjadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan perbaikan sistem kelistrikan berjalan optimal.

“Kita tahu itu bukan wewenang kita, tapi kita koordinasikan dengan PLN. Kenapa sampai terjadi begini kan, disayangkan,” kata Agustiar kepada wartawan di Palangka Raya, Senin (29/6/2026).

Gangguan pada PLTGU Jadi Biang Kerok

PLN sebelumnya menjelaskan bahwa pemadaman bergilir dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem dan mencegah pemadaman total. Manajer Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Ahmad Humaidi, mengungkapkan bahwa gangguan operasional terjadi pada salah satu unit pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU).

“Langkah tersebut harus dilakukan menyusul adanya gangguan operasional pada unit pembangkit PLTGU yang menyebabkan suplai listrik ke sistem Kalimantan belum optimal,” ujar Humaidi.

PLN memastikan bahwa gangguan ini tidak ada kaitannya dengan ketersediaan energi primer atau pasokan batu bara. Saat ini, tim teknis disebut tengah mempercepat pemulihan dan mengoptimalkan pembangkit cadangan untuk meminimalkan dampak pemadaman.

Dampak ke Warga dan Desakan Mitigasi Jangka Panjang

Selama dua pekan terakhir, warga Palangka Raya harus menghadapi pemadaman bergilir yang mengganggu aktivitas harian dan kegiatan usaha. Situasi ini memicu kekhawatiran akan terulangnya gangguan serupa di masa depan.

Gubernur Agustiar menilai PLN perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang mengalami gangguan berulang kali. Menurutnya, langkah antisipatif harus disiapkan agar pemadaman tidak menjadi persoalan rutin yang terus merugikan masyarakat.

“Harapan kami, bagaimana mitigasinya jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya.

Pemerintah provinsi berjanji akan terus mengawal koordinasi dengan PLN hingga pasokan listrik kembali normal dan sistem kelistrikan di Kalimantan Tengah lebih andal ke depannya.

Reporter: Fajar
Sumber: afu.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top