SULAWESI UTARA — Kabar yang sudah lama dinantikan komunitas akhirnya terjawab. Dalam laporan keuangan terbaru Warner Bros, perusahaan secara eksplisit menyebut "seri kedua Hogwarts Legacy" sebagai salah satu lini produk yang akan berkontribusi signifikan terhadap profitabilitas segmen game mereka ke depan.
"Kami memperkirakan game akan memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap profitabilitas segmen di masa mendatang seiring dengan perluasan lini produk kami, termasuk seri kedua Hogwarts Legacy," demikian bunyi laporan tersebut seperti dikutip IGN, Sabtu (15/8/2026).
Pengumuman ini sebenarnya bukan kejutan besar. Sebelumnya, Warner Bros sudah menegaskan bahwa penerus Hogwarts Legacy menjadi prioritas utama setelah performa komersial seri pertamanya yang luar biasa.
Hogwarts Legacy mencatatkan diri sebagai game non-Call of Duty atau non-Rockstar pertama sejak 2009 yang berhasil menjadi game terlaris. Angka penjualannya mencapai 40 juta kopi, sebuah pencapaian yang jarang terjadi di industri game modern.
Kesuksesan ini tidak lepas dari daya tarik gameplay-nya yang memikat banyak pemain sejak perilisan perdananya di Februari 2023 lalu.
Keputusan ini sejalan dengan strategi besar Warner Bros yang diungkapkan JB Perrette, CEO dan presiden global streaming dan game Warner Bros, pada 2025. Setelah 2024 menjadi tahun yang mengecewakan bagi divisi game perusahaan, mereka memutuskan untuk memusatkan sumber daya pada empat waralaba utama.
Keempat waralaba tersebut adalah Hogwarts Legacy, Game of Thrones, Mortal Kombat, dan DC. Ini menandakan bahwa Warner Bros melihat potensi jangka panjang yang besar dari dunia sihir ciptaan J.K. Rowling ini.
Ada juga indikasi kuat bahwa pengembangan sekuel ini sudah berjalan cukup serius. Pada 2024, David Haddad yang saat itu menjabat sebagai presiden Warner Bros. Interactive Entertainment mengungkapkan kepada Variety bahwa tim pengembang sedang mengoordinasikan elemen penceritaan gambaran besar untuk sekuel Hogwarts Legacy.
Menariknya, alur cerita tersebut juga akan ditampilkan dalam serial Harry Potter yang tayang di HBO. Ini menunjukkan adanya upaya integrasi naratif antar-platform yang lebih matang dari proyek sebelumnya.
Sayangnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai judul baru, tanggal rilis, atau mekanisme gameplay yang akan dihadirkan. Para penggemar harus bersabar menunggu pengumuman berikutnya dari Warner Bros.
Bagi yang belum sempat mencicipi Hogwarts Legacy seri pertama, game ini masih bisa dimainkan di PC melalui Steam atau Epic Games Store. Versi konsolnya juga tersedia untuk PS4 dan PS5.
Dengan konfirmasi resmi ini, para pemain di Indonesia yang menantikan petualangan berikutnya di dunia sihir bisa mulai memasang target untuk menyiapkan spek PC atau konsol mereka.