SULAWESI UTARA — Laga sesama ganda putra Indonesia di Istora Senayan itu berlangsung sengit selama dua gim. Raymond/Joaquin yang tampil percaya diri sejak awal langsung menekan dan unggul jauh 10-4 di gim pertama. Meski sempat terkejar, pasangan peringkat 12 dunia itu tetap mampu menutup gim pertama dengan keunggulan 21-15.
Bangkit di Momen Kritis Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Sabar/Reza yang merupakan finalis edisi 2025 mencoba bangkit dengan memimpin 6-2. Namun, Raymond/Joaquin tak tinggal diam. Mereka membalikkan keadaan lewat empat poin beruntun dan berbalik unggul 11-10 saat interval.
Pertarungan sengit terjadi hingga kedudukan 16-16. Di momen krusial, Raymond/Joaquin menunjukkan mental juara dengan mencetak tiga poin beruntun untuk memimpin 19-16. Sabar/Reza sempat mendekat, tetapi smash keras Joaquin memastikan kemenangan 21-18.
Debut Manis Langsung ke Final
Hasil ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Raymond/Joaquin. Pada keikutsertaan pertama mereka di Indonesia Open, pasangan yang baru setahun berpasangan ini langsung menembus partai puncak. “Kami bersyukur bisa melewati pertandingan yang berat ini. Sabar/Reza lawan yang tangguh, apalagi mereka sudah punya pengalaman di final tahun lalu,” ujar Raymond usai pertandingan.
Lawar Ganda Malaysia di Partai Puncak
Di babak final, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin. Pasangan Malaysia itu melaju setelah menumbangkan unggulan pertama asal Korea, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 21-18, 17-21, 21-16 dalam semifinal yang tak kalah dramatis.
Pertandingan final Indonesia Open 2026 akan digelar Minggu (8/6) di Istora Senayan. Ini menjadi ujian berat bagi Raymond/Joaquin untuk mengakhiri puasa gelar ganda putra Indonesia di rumah sendiri sejak 2022.