Pencarian

Banjir dan Longsor Terjang Sinjai Sulsel, 21 Rumah Rusak dan Akses Jalan Terputus

Minggu, 07 Juni 2026 • 19:50:31 WIB
Banjir dan Longsor Terjang Sinjai Sulsel, 21 Rumah Rusak dan Akses Jalan Terputus
Banjir dan longsor di Sinjai Sulsel menyebabkan 21 rumah rusak dan akses jalan terputus.

SULAWESI UTARA — Bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak Senin (17/3) malam itu memporak-porandakan permukiman di Kecamatan Sinjai Barat, Sinjai Tengah, dan Sinjai Borong. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak siang hari menyebabkan sungai-sungai meluap dan tebing perbukitan longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan masih melakukan pendataan lanjutan di lokasi terdampak.

Kerusakan Rumah dan Infrastruktur yang Lumpuh

Dari 21 rumah yang dilaporkan rusak, sebagian besar merupakan bangunan semi permanen di lereng bukit dan bantaran sungai. Material lumpur dan kayu gelondongan terbawa arus banjir bandang menimpa puluhan unit rumah warga. Selain permukiman, infrastruktur vital seperti jembatan desa dan ruas jalan penghubung antar kecamatan terputus di beberapa titik.

Kepala Pelaksana BPBD Sinjai, Andi Irwansyah, menyebutkan bahwa tim reaksi cepat masih berupaya menjangkau desa-desa terisolasi. "Akses darat ke Kecamatan Sinjai Barat tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Kami menggunakan motor trail dan berjalan kaki untuk mengirimkan bantuan awal," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/3).

Ratusan Jiwa Mengungsi, Logistik Mulai Didistribusikan

BPBD setempat mencatat lebih dari 200 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat dan posko darurat yang didirikan di halaman kantor desa. Warga mengungsi karena khawatir terjadi longsoran susulan mengingat kondisi tanah yang masih labil. Posko utama didirikan di Kecamatan Sinjai Tengah untuk memudahkan koordinasi bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Bantuan logistik tahap awal berupa makanan siap saji, selimut, dan air bersih mulai dikirimkan menggunakan kendaraan roda dua. Pemerintah daerah juga mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor. Proses pembersihan diperkirakan memakan waktu hingga tiga hari ke depan jika cuaca membaik.

Prakiraan Cuaca dan Imbauan Kewaspadaan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sulawesi Selatan yang masih berpotensi berlangsung hingga akhir pekan. Masyarakat di daerah hulu dan lereng perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang dan longsor susulan. Pemerintah Kabupaten Sinjai mengimbau warga yang tinggal di zona merah untuk sementara mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks