Pencarian

Review Jaecoo J5 EV: SUV Listrik Rp300 Jutaan dengan Jarak Tempuh 461 Km, Ini Kelemahannya

Jumat, 31 Juli 2026 • 00:33:31 WIB
Review Jaecoo J5 EV: SUV Listrik Rp300 Jutaan dengan Jarak Tempuh 461 Km, Ini Kelemahannya
Jaecoo J5 EV dipamerkan dalam sesi uji jalan di Sulawesi Utara dengan ground clearance 200 mm.

SULAWESI UTARA — Jaecoo J5 EV bukan sekadar pemain baru di pasar mobil listrik Indonesia. Dalam hitungan bulan sejak diperkenalkan, SUV ini mencatat penjualan impresif dan menggeser peta persaingan. Kami mengulasnya berdasarkan data resmi dan spesifikasi yang dirilis pabrikan, bukan sekadar klaim pemasaran.

Desain SUV Gagah dengan Ground Clearance 200 mm

Masyarakat Indonesia memang doyan SUV, dan Jaecoo paham betul. J5 EV tidak menawarkan city car mungil, melainkan mobil dengan dimensi 4.380 mm x 1.860 mm x 1.650 mm. Proporsi ini bikin mobil terlihat premium dan gagah di jalan.

Ground clearance 200 mm adalah angka kunci. Artinya, mobil ini bisa melewati polisi tidur tinggi, jalan berlubang, atau banjir dangkal tanpa khawatir mentok. Ini langsung membedakannya dari mobil listrik sekelas yang lebih rendah dan lebih rentan.

Baterai 60,9 kWh: Range Anxiety Bukan Masalah Lagi

Klaim jarak tempuh 461 km berdasarkan standar NEDC memang perlu disikapi realistis. Di dunia nyata, angka ini bisa turun 15-20% tergantung gaya berkendara, AC, dan medan. Tapi tetap, kapasitas baterai 60,9 kWh adalah modal besar. Untuk konteks harian Jakarta-Depok atau Surabaya-Sidoarjo, mobil ini bisa dipakai 3-4 hari tanpa charging.

Performa motor listrik 207 HP dan torsi 288 Nm membuat akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam 7,3 detik. Angka ini setara dengan mobil sport entry-level, cukup untuk menyalip di tol atau keluar dari lampu merah dengan respons instan khas motor listrik.

Harga di Bawah Rp300 Juta: Kompetitif, Tapi Ada Konsekuensinya

Di rentang harga tersebut, Jaecoo J5 EV bersaing langsung dengan Wuling Air EV dan Hyundai Ioniq 5 varian bawah. Keunggulan J5 EV jelas: jarak tempuh lebih jauh, desain SUV, dan performa lebih tinggi. Tapi ada kelemahan yang perlu kamu catat.

  • Jaringan servis masih terbatas. Jaecoo belum memiliki dealer sebanyak pemain lama. Di luar Jawa, ketersediaan bengkel resmi masih jadi pertanyaan.
  • Harga baterai pengganti belum transparan. Sampai artikel ini ditulis, belum ada kepastian biaya penggantian baterai jika rusak di luar garansi. Ini risiko yang harus dihitung.
  • Fitur ADAS belum diuji independen. Klaim fitur keselamatan aktif perlu diverifikasi lebih lanjut dalam kondisi lalu lintas Indonesia yang padat dan tidak teratur.

Kelemahan yang Perlu Diperhatikan

Dari sisi interior, material kabin belum bisa disamakan dengan mobil premium Eropa. Beberapa pengguna awal melaporkan suara angin cukup terdengar di kecepatan tinggi di atas 100 km/jam. Ground clearance tinggi juga membuat handling di tikungan tajam terasa lebih limbung dibanding sedan listrik.

Charging time juga belum disebut detail di bahan. Jika hanya mendukung AC charging 7 kW, pengisian penuh bisa memakan waktu 8-9 jam. Untuk fast charging DC, perlu dikonfirmasi dukungan dayanya.

Verdict: Cocok untuk Siapa?

Jaecoo J5 EV adalah pilihan tepat buat kamu yang:

  • Butuh SUV listrik dengan jarak tempuh harian jauh tanpa khawatir kehabisan baterai.
  • Sering melewati jalan rusak atau banjir di kota besar.
  • Mencari mobil listrik dengan performa akselerasi responsif di harga terjangkau.

Tapi kurang cocok buat kamu yang:

  • Tinggal di daerah dengan jaringan bengkel resmi Jaecoo minim.
  • Mengutamakan fitur keselamatan canggih yang sudah teruji independen.
  • Tidak sabar dengan waktu charging lambat jika tidak punya home charger.

Kesimpulannya, Jaecoo J5 EV membuktikan bahwa SUV listrik tidak harus mahal. Tapi seperti semua produk baru, riset dan test drive langsung sebelum membeli adalah keputusan paling bijak.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: palpres.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks