MINAHASA — Puluhan siswa SRMA 44 Minahasa mengikuti rangkaian lomba kemerdekaan yang tidak hanya menguji fisik, tetapi juga ketangkasan berpikir. Sebanyak 11 mata lomba dipertandingkan sepanjang sepekan, dengan puncak acara gerak jalan sejauh 17 kilometer yang menempuh rute di sekitar Kecamatan Remboken.
Kepala Sekolah SRMA 44 Minahasa, Dr Jefta J Makikui, menegaskan bahwa perlombaan ini bukan sekadar seremonial tahunan. "Selama sepekan ini, kami akan melakukan berbagai lomba yang melibatkan para siswa dengan penuh semangat dan kebersamaan," ujarnya di Manado, Rabu.
Perpaduan Olahraga Tradisional dan Adu Kecerdasan
Panitia memadukan permainan kearifan lokal dengan lomba yang menguji nalar. Siswa akan berlaga dalam bola kasti, lari karung estafet, dan joget balon untuk menguji kekompakan tim. Sementara itu, lomba catur, pembacaan UUD 1945, dan lomba cerdas cermat disiapkan untuk mengasah kemampuan otak.
Kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk bakat literasi dan kreativitas. Lomba bertutur dengan tema Dongeng Nusantara dan desain poster bertema kemerdekaan turut memeriahkan rangkaian acara. Siswa juga mengikuti senam Anak Indonesia Hebat yang digelar secara kolektif di halaman sekolah.
Mengapa Sekolah Berasrama Ini Mengusung Semboyan "Cerdas Bersama"?
Dr Jefta menjelaskan, seluruh rangkaian lomba diarahkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan membangun mental kompetitif siswa. "Kami berharap dengan kegiatan ini mampu mengembangkan kemampuan akademik siswa, mengasah keberanian dan mental kompetisi serta membangun solidaritas serta cinta tanah air," katanya.
SRMA 44 Minahasa merupakan sekolah menengah atas berasrama yang berkomitmen mencerdaskan anak bangsa. Lembaga ini menyediakan fasilitas belajar modern dan asrama representatif, dengan fokus menjaga lingkungan sekitar sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Siswa Wakili Sulut di Olimpiade Nasional
Kegiatan kemerdekaan ini juga menjadi momentum kebanggaan bagi sekolah. Salah satu siswa SRMA 44 Minahasa terpilih mewakili Sulawesi Utara dalam Olimpiade Siswa Nasional Bidang Biologi. Keikutsertaan di luar sekolah ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa sekolah mampu mencetak generasi yang berdaya saing.
Dengan semboyan "cerdas bersama dan tumbuh setara", SRMA 44 Minahasa menempatkan diri sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter kebangsaan. Rangkaian lomba HUT RI ini dijadwalkan berlangsung hingga pekan depan, ditutup dengan upacara peringatan kemerdekaan pada 17 Agustus.