TOMOHON — Proses seleksi Kepala SNT 4 Minahasa Utara yang dimenangkan Maria Walukow ternyata tidak mudah. Kepala BPMP Sulut, Febry Dien, mengungkapkan bahwa seleksi ini melibatkan lebih dari 1.000 peserta dari seluruh Indonesia yang memperebutkan 17 posisi kepala sekolah. Dari Sulawesi Utara, hanya dua nama yang lolos, yaitu Maria Walukow dan satu kandidat dari Bolaang Mongondow.
Status Kepegawaian Kini Di bawah Kemendikdasmen
Febry Dien menjelaskan, perombakan status ini merupakan konsekuensi dari sistem baru pengelolaan sekolah nasional terintegrasi. Sebelumnya, Maria Walukow berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah binaan Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut atau pegawai Pemprov Sulut. Kini, posisinya secara administratif berada di bawah naungan Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdas dan PNFI) Kemendikdasmen.
Bukan Sekadar Mutasi, Ini Sekolah Percontohan Nasional
"Jadi statusnya menjadi pegawai Kemendikdasmen. Sudah dilantik oleh Mendikdasmen beberapa waktu lalu. Di bawah Dirjen PAUD Dikdas dan PNFI," ujar Febry Dien kepada wartawan di kantor BPMP Sulut pada Senin (10/8/2026).
Peralihan status ini menandakan SNT 4 Minut akan dikelola langsung oleh pemerintah pusat. Hal ini berbeda dengan sekolah negeri pada umumnya yang pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah daerah. Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah terpencil dan tertinggal.
Kepala Dikda Sulut Belum Memberi Tanggapan
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Drs Jahja Paulus Rondonuwu MSi, tidak memberikan respons saat dikonfirmasi terkait peralihan status ini. Ia juga belum menanggapi pertanyaan mengenai nasib puluhan kepala sekolah lain yang berstatus pelaksana tugas (Plt) di wilayah Sulut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SMAN 1 Tomohon mengenai siapa pengganti Maria Walukow. Namun, dengan adanya pelantikan ini, posisi kepemimpinan di SMAN 1 Tomohon dipastikan akan segera diisi oleh pejabat baru yang ditunjuk oleh Dikda Sulut.