Pemprov Sulut Buka 50 Beasiswa Kedokteran di Unima, Tiap Kabupaten Kota Dapat Kuota Tiga Mahasiswa

Penulis: Fajar  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 19:55:47 WIB
Sekprov Sulut Tahlis Gallang memimpin rapat teknis pembukaan Fakultas Kedokteran Unima.

MANADO — Program beasiswa kedokteran ini dibahas dalam rapat koordinasi teknis pembukaan Fakultas Kedokteran Unima yang dipimpin Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang. Rapat dihadiri kepala dinas terkait, jajaran Unima, dan seluruh Kepala Dinas Pendidikan se-Sulut di ruang kerjanya, Kamis (14/05/2026).

Tahlis menegaskan program ini merupakan bentuk perhatian Gubernur Sulawesi Utara terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Tujuannya, memenuhi kebutuhan tenaga dokter di berbagai daerah.

Setiap Daerah Dapat Jatah Tiga Mahasiswa

"Tiap kabupaten kota masing-masing dapat tiga orang kuliah di kedokteran, dan ini akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi," ujar Tahlis Gallang dalam keterangannya.

Awalnya program ini dibuka untuk umum. Namun, Gubernur meminta agar setiap kabupaten dan kota mendapat kuota agar ada putra daerah yang menjadi dokter.

Pemerintah daerah diminta merekomendasikan siswa-siswi terbaik dengan prestasi akademik unggul, terutama pada mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Seleksi Akhir Bulan, Unima Gandeng Universitas Brawijaya

Wakil Rektor Unima Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum, Prof. dr. Donal Matheos Ratu, menekankan pentingnya proses seleksi yang ketat. Calon mahasiswa yang diterima harus memenuhi kriteria akademik dan memiliki kemampuan menyelesaikan pendidikan kedokteran.

Proses pendaftaran dan persyaratan administrasi dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan pihak Unima.

Seleksi calon penerima beasiswa direncanakan berlangsung akhir bulan ini dengan melibatkan Universitas Brawijaya sebagai mitra pelaksana tes. Masing-masing daerah akan mengirimkan 10 siswa terbaik untuk mengikuti seleksi. Dari hasil tes tersebut, tiga peserta terbaik dari setiap kabupaten dan kota akan dinyatakan lolos.

"Sesuai rencana akhir bulan akan dilakukan seleksi. Yang lolos nanti akan dapat beasiswa program studi kedokteran," pungkasnya.

Mendorong Pemerataan Tenaga Kesehatan

Program ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi siswa berprestasi di daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran. Selain itu, langkah ini juga mendukung pemerataan tenaga kesehatan di Sulawesi Utara yang selama ini masih terkonsentrasi di kota-kota besar.

Reporter: Fajar
Sumber: detailnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top