MANADO — Momentum konsolidasi besar Partai Gerindra Sulawesi Utara terjadi saat ribuan kader dari tingkat DPD, DPC, hingga pengurus ranting se-Sulut berkumpul dalam Rakerda. Acara yang digelar pada 23 Mei 2026 itu tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga ajang unjuk kekuatan mesin politik partai di daerah.
Suasana berubah riuh saat Ketua DPD Partai Gerindra Sulut memasuki ruangan. Tanpa aba-aba, ribuan peserta kompak meneriakkan dukungan untuk Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Yulius Selvanus. Teriakan itu berulang kali terdengar dan menjadi simbol perlawanan terhadap isu perpecahan internal yang kerap dialamatkan ke partai.
Ketua Panitia Rakerda, Ronald Gunawan Kansil, mengungkapkan bahwa persiapan acara telah dimulai sejak awal pembentukan kepanitiaan. “Kami langsung bergerak melakukan koordinasi, pembagian tugas hingga mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis di lapangan,” ujar Kansil dalam laporannya.
Ia menambahkan, tujuan panitia sederhana namun spesifik: memastikan peserta nyaman dan pulang membawa semangat baru untuk membesarkan Gerindra di Sulawesi Utara. Acara yang dihadiri lebih dari seribu peserta itu dinilai berjalan meriah tanpa hambatan berarti.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah pengakuan Ronald Kansil soal sumber pendanaan. “Adapun sumber dana kegiatan seluruhnya berasal dari Pak Jenderal, Pak Gubernur. Terima kasih Pak Gubernur atas support dan dukungannya kepada kami,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan peserta.
Pernyataan itu mempertegas hubungan erat antara Gubernur Sulut Yulius Selvanus dengan struktur partai di daerah. Kansil juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Yulius Selvanus atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rakerda.
Rakerda Gerindra Sulut tahun ini dinilai menjadi momentum konsolidasi besar untuk memperkuat mesin politik di daerah. Selain menegaskan dukungan terhadap kepemimpinan nasional, acara ini juga menjadi sinyal kesiapan kader menghadapi kontestasi politik ke depan.
“Puji Tuhan, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama dan dukungan semua pihak,” tutup Kansil. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan terdapat kekurangan.