SULAWESI UTARA — PLN tidak main-main dalam menyambut kunjungan presiden kali ini. Tim dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pringsewu bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Liwa dan Posko Krui telah melakukan serangkaian persiapan sejak jauh-jauh hari. Mulai dari inspeksi ketat jaringan distribusi, pemeliharaan preventif peralatan, hingga pemeriksaan menyeluruh di setiap gardu listrik yang berada di titik-titik krusial.
Fokus pengamanan tidak hanya terpusat di lokasi peresmian rumah sakit. PLN juga memastikan sistem kelistrikan di Bandara M. Taufiq Kiemas dalam kondisi prima, mengingat bandara tersebut menjadi pintu masuk utama rombongan presiden. Selain itu, jalur yang akan dilalui kepala negara dari bandara menuju RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui juga menjadi perhatian khusus.
"Kami menyiagakan personel teknik selama 24 jam penuh, terdiri dari Tim Pelayanan Teknik (Yantek), operator jaringan, dan petugas siaga," ujar Eka Nurwati dalam keterangan resminya, Jumat (14/3). Mereka juga menyiapkan kendaraan operasional, material cadang, dan peralatan kerja untuk mengantisipasi potensi gangguan sekecil apapun.
Selama rangkaian acara berlangsung, Eka Nurwati bersama jajarannya melakukan monitoring secara real-time terhadap sistem distribusi dan kelistrikan. Hal ini memungkinkan tim bereaksi cepat jika ada anomali, meskipun pada akhirnya tidak ada insiden berarti yang terjadi.
Keberhasilan ini, menurut Eka, merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung kelancaran agenda strategis nasional. "Kami bangga bisa berkontribusi langsung pada suksesnya acara kenegaraan ini," tambahnya. Dengan rampungnya rangkaian kunjungan presiden, PLN memastikan pasokan listrik di Provinsi Lampung kembali ke kondisi normal dan siap melayani kebutuhan masyarakat sehari-hari.