IHSG Rebound 3,02% ke 5.147, Sektor Energi Ikut Menguat di Sesi Pagi

Penulis: Ragil  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:48:01 WIB
IHSG menguat 3,02% ke level 5.147,69 pada perdagangan sesi pagi Selasa (20/10/2026).

SULAWESI UTARA — Indeks Harga Saham Gabungan menguat 151,08 poin atau 3,02% ke level 5.147,69 pada perdagangan Selasa (20/10/2026) pukul 10.33 WIB, bangkit dari penutupan sebelumnya di 4.996,61. Penguatan indeks sejalan dengan kenaikan IDX Energy sebesar 2,36%, meski sejumlah saham energi justru terkoreksi.

Data Investing.com mencatat IHSG dibuka di level 4.980,16, sempat menyentuh titik terendah sesi pagi sebelum berbalik menguat. Titik tertinggi harian sempat dicapai di 5.184,24. Pergerakan tersebut menempatkan indeks masih sedikit di bawah puncak hariannya hingga pukul 10.33 WIB.

Penguatan pagi ini terjadi setelah IHSG ditutup di 4.996,61 pada sesi sebelumnya. Lonjakan 3,02% dalam waktu sekitar satu jam perdagangan menandakan arus beli yang cukup agresif di awal sesi.

IDX Energy Naik 2,36%, Alamtri dan ABM Investama Memimpin

Indeks sektor energi berada di level 2.533,95, naik 58,49 poin. Sejumlah saham batu bara dan energi menjadi motor penggerak sektor ini pada perdagangan pagi.

  • Alamtri Resources Indonesia naik 6,79% ke 2.360
  • ABM Investama menguat 5,53% ke 2.480
  • Golden Energy Mines naik 5,47% ke 7.225
  • Adaro Andalan Indonesia menguat 5,41% ke 10.725
  • Indika Energy naik 5,21% ke 2.020
  • Bukit Asam menguat 4,53% ke 3.000
  • Prima Andalan Mandiri naik 4,36% ke 3.590
  • Golden Eagle Energy menguat 4,29% ke 2.920
  • Indo Tambangraya Megah naik 3,90% ke 23.975
  • Baramulti Suksessarana menguat 2,62% ke 5.100

Alamtri Resources memimpin penguatan dengan kenaikan 6,79%, diikuti ABM Investama dan Golden Energy Mines. Ketiganya bergerak di lini bisnis batu bara dan kontraktor pertambangan yang sensitif terhadap harga komoditas global.

Enam Saham Energi Masih Tertekan Meski Indeks Menguat

Penguatan IDX Energy tidak merata. Sejumlah saham justru berbalik arah meski indeks sektor dan IHSG sedang naik.

  • Super Energy melemah 6,73% ke 2.770
  • Petrosea turun 4,82% ke 2.960
  • Raharja Energi Cepu melemah 4,71% ke 2.630
  • Sillo Maritime Perdana turun 4,55% ke 2.100
  • Paragon Karya Perkasa melemah 4,15% ke 6.350
  • Bayan Resources turun 4,10% ke 9.950

Super Energy mencatat pelemahan terdalam di antara saham energi pagi ini. Bayan Resources, yang biasanya menjadi saham berkapitalisasi besar di sektor batu bara, juga ikut terkoreksi 4,10% ke 9.950.

Apa Artinya bagi Investor

Rebound 3,02% dalam sesi pagi membawa IHSG kembali ke atas level 5.100 setelah sebelumnya bertahan di bawah 5.000. Bagi investor jangka pendek, level 5.184,24 menjadi resistensi terdekat yang perlu diperhatikan pada sisa sesi.

Di sisi sektor, penguatan IDX Energy lebih banyak ditopang saham batu bara berkapitalisasi menengah seperti Alamtri dan ABM Investama. Sementara emiten energi lain justru terkoreksi, menandakan seleksi saham masih ketat di sektor ini.

Pergerakan IHSG dan IDX Energy pada sesi pagi ini belum mencerminkan arah penutupan. Investor perlu memantau apakah arus beli bertahan hingga sesi kedua, terutama menjelang rilis data ekonomi dan sentimen global yang bisa mengubah arah pasar.

Reporter: Ragil
Sumber: listrikindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top