MINAHASA — Ruas jalan penghubung antar kecamatan di Minahasa, yakni jalur Rumengkor-Suluan-Tondano, mendadak tak bisa dilalui akibat pohon tumbang dan longsor yang terjadi hampir bersamaan. Peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Senin pagi setelah hujan deras mengguyur kawasan pegunungan sejak Minggu malam.
Awal Mula: Hujan Deras Picu Longsor di Titik Rawan
Warga setempat menyebutkan bahwa material longsor berasal dari lereng curam di sisi kanan jalan. Tanah dan bebatuan bercampur lumpur turun ke badan aspal, menutup satu lajur penuh. Tak berselang lama, sebuah pohon jenis kayu besar di lokasi yang tak jauh dari titik longsor tumbang dan melintang tepat di tengah jalan.
“Kejadiannya cepat. Hujan masih gerimis, tiba-tiba ada suara gemuruh kecil, lalu tanah turun. Belum sempat kami lihat, pohon besar sudah roboh,” ujar seorang warga di lokasi, Senin (16/12).
Akses Lumpuh, Warga Terpaksa Putar Balik
Akibat material longsor dan pohon tumbang yang menutup dua titik sekaligus, kendaraan roda dua maupun roda empat tak bisa melintas. Beberapa pengendara yang hendak menuju Tondano untuk beraktivitas memilih memutar lewat jalur alternatif yang lebih jauh.
“Motor saya hampir saja kena dahan. Saya lihat dari jauh sudah gelap, ternyata pohon tumbang. Akhirnya putar balik lewat jalur bawah,” kata seorang pengendara motor yang enggan disebutkan namanya.
Penanganan: Tim Gabungan Dikerahkan ke Lokasi
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa bersama warga setempat langsung turun ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, mereka memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin dan membersihkan material longsor secara manual.
“Kami kerahkan tim reaksi cepat. Prioritas pertama membuka akses jalan karena ini jalur utama warga. Saat ini proses pembersihan masih berlangsung,” kata petugas BPBD Minahasa di lokasi kejadian.
Apa Langkah Berikutnya?
Hingga Senin siang, sebagian badan jalan sudah bisa dilalui kendaraan secara bergantian. Namun, petugas mengimbau warga yang melintas untuk tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun. Pihak BPBD juga akan memasang rambu peringatan di titik rawan longsor di sepanjang jalur tersebut.
“Kami imbau pengendara tidak memaksakan diri jika hujan deras. Jalur ini memang rawan longsor, apalagi di musim hujan seperti sekarang,” tambah petugas tersebut.