Pencarian

Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Ini Alasan Pemerintah Menyesuaikan Tarif BBM Non-Subsidi

Minggu, 14 Juni 2026 • 04:34:02 WIB
Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Ini Alasan Pemerintah Menyesuaikan Tarif BBM Non-Subsidi
Harga Pertamax resmi naik mulai 10 Juni 2026 sesuai pengumuman pemerintah.

SULAWESI UTARA — Penyesuaian harga Pertamax resmi berlaku sejak 10 Juni 2026. Keputusan ini diumumkan pemerintah melalui unggahan Instagram resmi Sekretariat Kabinet pada Sabtu (13/6). Banyak pengguna bertanya-tanya, kenapa harga BBM non-subsidi ini naik lagi.

Pertamax termasuk kategori BBM non-subsidi. Mekanisme penetapan harganya berbeda dengan Pertalite atau Biosolar yang masih mendapat kompensasi dari negara. Harga Pertamax mengikuti harga minyak mentah dunia dan kondisi pasar energi internasional secara langsung.

Harga Minyak Global Melonjak, Biaya Pengadaan Ikut Naik

Dalam beberapa bulan terakhir, harga minyak dunia melonjak cukup signifikan. Penyebabnya beragam: ketidakpastian geopolitik dan gangguan rantai pasok energi internasional. Ketika biaya pengadaan dan distribusi naik, badan usaha harus menyesuaikan harga jual agar tetap bisa beroperasi.

Pemerintah menegaskan bahwa penyesuaian ini bukan kebijakan sepihak. "Sebagai BBM non-subsidi, harga Pertamax mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia," tulis Sekretariat Kabinet dalam pernyataan resminya. Artinya, fluktuasi harga di pasar global langsung berdampak ke kantong konsumen.

Dampak ke Pengguna: Siapkan Anggaran Lebih untuk BBM

Bagi pengguna harian yang mengandalkan Pertamax, kenaikan ini jelas menambah beban operasional kendaraan. Motor matik atau mobil dengan kompresi mesin tinggi biasanya direkomendasikan menggunakan RON 92 ini. Jika harga terus naik, sebagian pengguna mungkin beralih ke Pertalite atau mencari alternatif BBM lain.

Namun perlu diingat, menggunakan BBM dengan RON di bawah rekomendasi pabrikan bisa memicu knocking pada mesin dan menurunkan performa. Jadi, penyesuaian harga ini bukan cuma soal nominal di pompa, tapi juga soal menjaga kondisi mesin tetap optimal.

Tidak Ada Opsi Subsidi untuk Pertamax

Pemerintah belum memberikan sinyal akan mengubah status Pertamax menjadi BBM subsidi. Artinya, harga ke depan masih akan sensitif terhadap pergerakan harga minyak dunia. Pengguna disarankan memantau informasi resmi dari Pertamina dan Kementerian ESDM untuk update harga terbaru.

Kenaikan harga Pertamax per 10 Juni 2026 ini menjadi pengingat bahwa harga BBM non-subsidi bisa berubah kapan saja mengikuti pasar global. Pastikan Anda selalu mengecek harga di aplikasi MyPertamina atau SPBU terdekat sebelum mengisi tangki.

Bagikan
Sumber: bloombergtechnoz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks