SULAWESI UTARA — Gugatan yang diajukan Joseph Taylor ini menuduh Google secara rahasia memprogram sistem operasi Android untuk terus-menerus mengirimkan data pengguna ke server perusahaan, bahkan saat aplikasi dimatikan atau fitur pelacak lokasi dinonaktifkan. Praktik ini, menurut penggugat, berlangsung tanpa sepengetahuan pengguna dan tanpa opsi untuk menolak (opt-out).
Google membantah semua tuduhan dan menyatakan tidak ada pelanggaran hukum yang terbukti. Namun, perusahaan memilih menyelesaikan perkara di luar pengadilan. "Kami senang bisa menyelesaikan kasus ini, yang salah menggambarkan praktik industri standar yang justru menjaga keamanan Android," ujar José Castañeda, juru bicara Google, dalam pernyataan resmi. "Kami memberikan pengungkapan tambahan untuk memberi orang lebih banyak informasi tentang cara kerja layanan kami."
Siapa Saja yang Berhak Klaim?
Tidak semua pemilik ponsel Android otomatis memenuhi syarat. Ada tiga kriteria ketat yang harus dipenuhi. Pertama, Anda harus warga negara AS atau tinggal di wilayahnya. Kedua, menggunakan ponsel dengan sistem operasi Android dan paket data seluler antara 12 November 2017 hingga sidang persetujuan akhir gugatan ini. Ketiga, tidak menjadi anggota class action sebelumnya di kasus Csupo v. Google LLC yang hanya melibatkan warga California dengan tuduhan serupa.
Batas akhir untuk memilih ikut serta dalam pembayaran sudah lewat pada 29 Mei. Mereka yang memilih opt-out bisa mengajukan gugatan sendiri terhadap Google. Sebaliknya, anggota class action otomatis kehilangan hak itu.
Berapa Besar Pembayaran yang Diterima?
Jumlah pasti per orang belum bisa dipastikan karena tergantung jumlah total anggota yang mengajukan klaim. Namun, ada batas atas: maksimal USD 100 per orang. Sebagian denda akan dipotong untuk biaya pengacara, sisanya dibagi rata ke anggota class action. Jika masih ada sisa dana setelah putaran pertama, akan didistribusikan lagi dalam putaran kedua yang lebih kecil.
Yang penting: meski Anda memenuhi syarat sebagai anggota class action, pembayaran tidak otomatis masuk. Anda harus memasukkan preferensi metode pembayaran di situs resmi penyelesaian gugatan sebelum 23 Juni. Tanpa itu, klaim Anda bisa tidak diproses.
Cara Klaim dan Jadwal Sidang Akhir
Situs resmi klaim sudah aktif. Namun, Anda memerlukan Notice ID—nomor unik yang dikirim lewat surat atau email jika Anda terdaftar sebagai anggota class action. Sidang persetujuan akhir dijadwalkan 23 Juni untuk memutuskan jumlah pembayaran final, alokasi biaya pengacara, dan rencana distribusi dana. Jadwal bisa berubah dan akan diumumkan di situs resmi.
Dampak Lebih Luas: Ubah Kebijakan Data Google
Selain denda, gugatan ini memaksa Google mengubah terms of service-nya. Perusahaan sepakat untuk meminta izin yang lebih eksplisit dari pengguna Android saat pertama kali menggunakan ponsel baru. Termasuk menyediakan tombol untuk mematikan jenis pengumpulan data tertentu dan pengungkapan yang lebih jelas tentang praktik pengumpulan data.
Ini bukan satu-satunya gugatan class action terkait praktik penargetan iklan Google. Perusahaan juga baru saja menyetujui penyelesaian awal USD 68 juta dalam kasus lain yang melibatkan Google Assistant—kini digantikan Gemini untuk perangkat rumah pintar.