Pencarian

KRI Bima Suci Dipadati Warga Bitung di Hari Terakhir Open Ship, Pelajar hingga Keluarga Antre Naik Kapal Latih TNI AL

Sabtu, 18 Juli 2026 • 13:16:01 WIB
KRI Bima Suci Dipadati Warga Bitung di Hari Terakhir Open Ship, Pelajar hingga Keluarga Antre Naik Kapal Latih TNI AL
Ribuan warga Bitung antre naik KRI Bima Suci pada hari terakhir Open Ship di Dermaga Utama Satrol Koarmada VIII.

BITUNG — Antusiasme masyarakat Sulawesi Utara terhadap dunia kemaritiman terlihat jelas saat KRI Bima Suci membuka pintunya untuk umum di Dermaga Utama Satrol Koarmada VIII, Bitung, Jumat. Kapal yang biasa digunakan untuk mendidik taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) itu menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin mengenal lebih dekat profesi prajurit TNI Angkatan Laut.

Momen Langka Naik Kapal Legendaris TNI AL

Sejak dibuka, antrean panjang langsung terlihat. Pengunjung dari berbagai kalangan—pelajar, mahasiswa, keluarga, hingga masyarakat umum—bergantian naik ke kapal. Mereka berkesempatan berkeliling, melihat langsung fasilitas, dan mendengar penjelasan sejarah serta fungsi KRI Bima Suci dari prajurit yang bertugas.

Bagi sebagian besar warga Bitung dan sekitarnya, ini adalah kali pertama mereka bisa menginjakkan kaki di kapal perang TNI AL. Suasana di atas dek pun ramai, dengan banyak pengunjung yang mengabadikan momen menggunakan ponsel mereka.

Komandan Koarmada VIII: Menumbuhkan Semangat Bela Negara

Komandan Koarmada VIII Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi mengatakan kegiatan Open Ship ini punya misi lebih dari sekadar rekreasi. Menurutnya, kehadiran kapal latih ini bertujuan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap dunia kemaritiman sekaligus menumbuhkan minat generasi muda untuk mengenal profesi prajurit TNI AL.

"Open Ship ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap dunia kemaritiman sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda untuk mengenal lebih dekat profesi prajurit TNI Angkatan Laut," ujar Dery dalam keterangannya.

Pengalaman Edukatif di Atas Kapal Tiang Tinggi

KRI Bima Suci bukan sekadar kapal biasa. Kapal latih berlayar ini merupakan salah satu aset kebanggaan TNI AL yang digunakan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan taruna AAL. Dalam kegiatan Open Ship, pengunjung tidak hanya diajak berkeliling, tetapi juga mendapat wawasan tentang kehidupan prajurit matra laut dan pentingnya menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Dery menambahkan, interaksi langsung antara prajurit dan masyarakat di atas kapal menjadi jembatan untuk mempererat hubungan TNI AL dengan warga. "Melalui interaksi langsung di atas kapal, pengunjung memperoleh wawasan mengenai kehidupan prajurit matra laut, pentingnya menjaga kedaulatan maritim Indonesia, serta peran strategis TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan nasional," kata Dankodaeral.

Harapan untuk Generasi Muda Sulut

Dengan berakhirnya Open Ship di Bitung, Dery berharap pengalaman ini menjadi kenangan berharga bagi masyarakat Sulawesi Utara. Ia optimistis semangat kemaritiman di Bumi Nyiur Melambai akan semakin kuat setelah warga melihat langsung kapal latih kebanggaan TNI AL tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa TNI AL terus membuka diri kepada publik, tidak hanya untuk menunjukkan kekuatan armada, tetapi juga untuk mengedukasi generasi muda tentang pentingnya peran laut bagi masa depan bangsa.

Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks