Pencarian

PLN Serahkan Pompa Air Listrik untuk 4 Sumur Bor ke Petani Torout Jaya, Biaya Operasional Turun Lebih 50 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 • 23:07:01 WIB
PLN Serahkan Pompa Air Listrik untuk 4 Sumur Bor ke Petani Torout Jaya, Biaya Operasional Turun Lebih 50 Persen
PLN menyerahkan bantuan pompa air listrik dan infrastruktur pendukung kepada Kelompok Tani Torout Jaya di Manado.

MANADO — Kelompok Tani Torout Jaya kini bisa mengelola lahan pertaniannya dengan lebih efisien setelah menerima bantuan ekosistem pengairan berbasis listrik dari PT PLN (Persero) UID Suluttenggo. Bantuan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar Electrifying Agriculture ini mencakup empat unit pengeboran air dan sumur bor, empat unit pompa air listrik modern, serta pemasangan listrik baru berdaya 3.500 VA untuk setiap titik.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan pilar utama ketahanan pangan. Menurutnya, petani selama ini menghadapi tantangan kompleks, mulai dari keterbatasan air saat kemarau hingga ketergantungan pada bahan bakar fosil yang harganya fluktuatif.

“Sebagai perusahaan yang mengemban amanah penugasan negara, PT PLN (Persero) memahami betul bahwa peran kami tidak hanya sebatas menghadirkan terang listrik di rumah-rumah warga. Lebih dari itu, listrik harus menjadi motor penggerak roda perekonomian, pemantik kesejahteraan, dan solusi atas tantangan nyata masyarakat,” tegas Usman.

Hemat Biaya Energi Hingga 50 Persen

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven Koropit, menjelaskan bahwa peralihan dari mesin pompa BBM ke pompa listrik memberikan dampak signifikan terhadap pengeluaran petani. Dengan jaminan ketersediaan air dan penggunaan pompa berbasis listrik, penghematan biaya energi bisa mencapai lebih dari 50 persen.

Penghematan ini memungkinkan pengolahan lahan dilakukan tepat waktu dan proses tanam dapat dilaksanakan secara serempak. Selain itu, program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs Ke-8, yakni mendorong pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Dukungan Infrastruktur Pendukung Pengairan

PLN tidak hanya menyerahkan pompa air, tetapi juga melengkapi kelompok tani dengan 20 unit tandon air berkapasitas 3.500 liter beserta tower setinggi dua meter. Seluruh konstruksi tower telah dilakukan pengecoran agar kokoh dan tahan lama.

Sebanyak 1.400 meter selang HDPE satu inci juga diserahkan untuk menyalurkan air secara merata langsung ke titik-titik lahan pertanian. Seluruh instalasi listrik telah dilengkapi sertifikasi Nomor Identitas Instalasi Tenaga Listrik (NIDI) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) demi jaminan keamanan pasokan daya.

Target: Tingkatkan Produksi Jagung dan Buka Lapangan Kerja

Ketika efisiensi irigasi tercapai, produksi komoditas unggulan khususnya jagung diprediksi meningkat pesat. Hasil panen yang melimpah tidak hanya melipatgandakan pendapatan anggota kelompok tani, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Noven berpesan agar seluruh sarana dan prasarana yang diserahkan dirawat secara gotong royong. “Bantuan yang diserahkan hari ini sepenuhnya adalah amanah. Kami menitipkan seluruh sarana dan prasarana pengairan ini untuk dijaga, dirawat, dan dikelola secara gotong royong dengan penuh tanggung jawab,” pesannya kepada para anggota kelompok tani.

Sinergi antara PLN, Pemerintah Daerah, dan Kelompok Tani Torout Jaya diharapkan terus berlanjut untuk mendukung kedaulatan pangan serta kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulutreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks