KOTAMOBAGU — Rombongan pemkot menyisir sejumlah titik proyek infrastruktur dalam satu rangkaian inspeksi, mulai dari Jalan Ibolian, Jalan Dayanan, hingga saluran drainase di Kompleks Pasar 23 Maret. Agenda terakhir berhenti di lokasi pembangunan Stadion Gelora Ambang yang progresnya dipantau langsung oleh orang nomor satu di Kotamobagu tersebut.
Wali Kota Weny Gaib menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kontrol kualitas atas pekerjaan yang tengah berjalan. "Kami ingin melihat kondisi pekerjaan di lapangan agar pembangunan dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat," ujarnya di sela-sela peninjauan.
Fokus Pengawasan di Stadion Gelora Ambang
Perhatian khusus difokuskan pada pembangunan Stadion Gelora Ambang. Weny meminta agar pelaksanaan proyek diawasi ketat supaya sesuai dengan perencanaan yang telah disusun, baik dari sisi waktu maupun spesifikasi teknis.
Ia juga menginstruksikan para kontraktor dan pekerja untuk memastikan aktivitas pembangunan tidak mengganggu kenyamanan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi stadion. Hal ini dinilai penting untuk menjaga harmoni antara proyek strategis dan kehidupan sosial masyarakat.
Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Terminal Serasi
Di luar pengecekan infrastruktur jalan dan stadion, Kepala Dinas PUPR Kotamobagu Claudy N. Mokodongan mengungkapkan rencana pengembangan kawasan Terminal Serasi. Pemerintah kota berencana membangun pelataran parkir baru di area tersebut untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jasa transportasi.
Rencana ini masih dalam tahap perencanaan teknis. Namun, kehadirannya diharapkan mampu menjawab kebutuhan penataan kawasan terminal yang selama ini menjadi salah satu simpul aktivitas warga.
Peninjauan lapangan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, sejumlah kepala dinas, serta staf khusus wali kota. Langkah ini menjadi komitmen nyata pemerintah daerah untuk memastikan setiap proyek infrastruktur tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi publik.