Pencarian

Hyundai Ioniq V Meluncur di China Rp306 Juta: Baterai LFP CATL, Jarak Tempuh 650 Km

Minggu, 30 Agustus 2026 • 16:01:32 WIB
Hyundai Ioniq V Meluncur di China Rp306 Juta: Baterai LFP CATL, Jarak Tempuh 650 Km
Hyundai Ioniq V meluncur di Chengdu Auto Show dengan harga mulai Rp306 juta untuk pasar China.

SULAWESI UTARA — Hyundai benar-benar serius menyerang pasar mobil listrik China. Lewat ajang Chengdu Auto Show pada 21 Agustus lalu, pabrikan Korea itu membuka pre-sale Ioniq V, sedan listrik yang dirancang khusus untuk konsumen Tiongkok—bukan versi global yang dijual di Korea, Eropa, atau Amerika. Mobil ini merupakan turunan dari konsep Venus yang sempat dipamerkan di Beijing Auto Show pada April tahun lalu.

Yang bikin melongo bukan cuma dimensinya yang nyaris lima meter, tapi juga banderolnya. Varian termurah dibanderol 119.900 yuan atau sekitar Rp306 juta. Untuk ukuran sedan listrik sebesar itu, harganya masuk kategori agresif—apalagi di pasar yang sedang perang harga sengit.

Dua Pilihan Baterai, Tiga Varian: Mana yang Paling Masuk Akal?

Ioniq V dijual dalam tiga trim dengan selisih harga sekitar Rp25 jutaan antar varian. Perbedaannya terletak pada kapasitas baterai dan tenaga motor, bukan fitur mewah yang ekstrem.

  • Standard Edition (540 Max): 119.900 yuan (Rp306,1 juta) — baterai LFP 53,5 kWh, motor 140 kW (188 hp), jarak tempuh CLTC 520-540 km
  • Smart Driving Edition (540 Max+): 129.900 yuan (Rp331,6 juta) — spesifikasi sama, tambahan fitur ADAS
  • Long-Range Edition (650 Max+): 139.900 yuan (Rp357,2 juta) — baterai LFP 66,8 kWh, motor 168 kW (225 hp), jarak tempuh CLTC 620-650 km

Dua varian bawah memakai baterai LFP (Lithium Ferro Phosphate) dari CATL dengan motor tunggal di poros belakang. Varian tertinggi baru naik ke baterai 66,8 kWh dengan tenaga 225 hp. Kimia LFP dipilih bukan tanpa alasan—selain lebih murah, baterai jenis ini punya siklus hidup lebih panjang dan lebih aman secara termal dibanding NMC.

Layar 27 Inci: Interior yang Terasa Seperti Ruang Tamu

Salah satu daya tarik utama Ioniq V ada di kabin. Hyundai menyematkan layar lengkung berukuran 27 inci yang membentang dari cluster instrumen hingga panel tengah—hampir selebar televisi ruang tamu. Belum ada konfirmasi resmi soal sistem operasi dan fitur konektivitas untuk pasar China, tapi mengingat posisinya sebagai model khusus Tiongkok, integrasi ekosistem lokal seperti CarPlay dan aplikasi domestik hampir pasti disertakan.

Dimensi yang nyaris lima meter menempatkan Ioniq V satu kelas dengan BYD Seal dan Xpeng P7i. Sayangnya, spesifikasi detail seperti jarak sumbu roda dan kapasitas bagasi belum diumumkan resmi—kemungkinan besar baru terungkap saat peluncuran September nanti.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berharap ke Indonesia

Pertanyaannya sekarang: apakah Ioniq V akan masuk Indonesia? Jawaban singkatnya, kemungkinan besar tidak dalam waktu dekat. Model ini dirancang khusus untuk pasar Tiongkok, dan Hyundai Indonesia belum memberi sinyal akan membawanya ke sini. Kalau pun masuk, harga Rp306 juta itu tidak akan bertahan—biaya pajak, ongkos kirim, dan margin dealer pasti menaikkan banderol signifikan.

Selain itu, jarak tempuh 650 km yang diklaim Hyundai memakai standar CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle), yang dikenal lebih optimistis dibandingkan WLTP atau NEDC. Dalam kondisi berkendara nyata, angka tersebut biasanya turun 10-15 persen. Jadi kalau ada yang berharap mobil ini bisa Jakarta-Semarang tanpa cas, ekspektasi itu perlu dikoreksi.

Kesimpulan: Spesifikasi Menarik, Tapi Pasar Lokal yang Jadi Tujuan

Ioniq V adalah bukti Hyundai mau bermain di segmen harga yang selama ini didominasi pemain lokal China. Dengan harga mulai Rp306 juta, baterai LFP dari CATL, dan jarak tempuh sampai 650 km, mobil ini jelas mengincar konsumen yang mencari sedan listrik besar dengan harga terjangkau. Tapi untuk pasar Indonesia, mobil ini masih sekadar penasaran—bukan sesuatu yang bisa diharapkan segera meluncur di diler resmi.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks