Pencarian

13 Penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penumpang Diminta Jadwal Ulang

Selasa, 08 September 2026 • 09:57:32 WIB
13 Penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penumpang Diminta Jadwal Ulang
Sebanyak 13 penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado dibatalkan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.

Sebanyak 13 penerbangan di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado dibatalkan akibat terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau. General Manager PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Bandara Samrat Manado, Radityo Ari Purwoko, mengimbau penumpang rute Manado-Jakarta atau sebaliknya untuk segera melakukan penjadwalan ulang.

MANADO — General Manager PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Radityo Ari Purwoko, mengimbau penumpang penerbangan Manado-Jakarta atau sebaliknya agar segera melakukan jadwal ulang. Seluruh penerbangan pada rute tersebut ditunda akibat sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau sejak Sabtu 5 September 2026.

"Semua penerbangan rute Manado-Jakarta atau sebaliknya masih ditunda, sehingga kami hanya bisa mengimbau kepada masyarakat atau penumpang agar melakukan penjadwalan kembali," kata Radityo di Manado, Sulawesi Utara, Senin.

Enam Rute Keberangkatan dan Tujuh Kedatangan Dibatalkan

Penutupan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang memicu pembatalan belasan penerbangan di Manado. Radityo menjelaskan, sebanyak enam penerbangan rute Manado-Jakarta dan tujuh rute kedatangan Jakarta-Manado resmi dibatalkan.

Hingga kini, pihaknya belum bisa memastikan kapan rute tersebut kembali beroperasi. "Memang kami belum bisa memastikan kapan penerbangan rute ini akan dibuka, karena sebaran abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau sangat berbahaya," ujarnya.

Penumpang Terpaksa Tunda Keberangkatan Hingga Rabu

Kebijakan ini memaksa calon penumpang mengubah jadwal perjalanan. Gregorius, penumpang Batik Air asal Manado yang hendak ke Jakarta, terpaksa membatalkan penerbangannya hingga Rabu (09/09).

"Kami juga bingung, dan belum pasti akan dibuka kapan penerbangan ke Jakarta. Tapi, semua kami serahkan ke pihak maskapai dan bandara yang terpenting keselamatan penumpang," katanya.

Empat Bandara Masih Tutup Sementara

AirNav Indonesia menetapkan empat bandara terdampak abu vulkanik masih berstatus tutup sementara atau Aerodrome Closed pada 7 September 2026, estimasi hingga pukul 18.00 WIB. Keempat bandara itu adalah Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, Husein Sastranegara Bandung, serta Radin Inten II Lampung.

Untuk pembukaan kembali rute penerbangan, Radityo menyebut informasi akan disampaikan langsung oleh pihak maskapai kepada para penumpang. Calon penumpang diminta terus memantau status penerbangan masing-masing.

Layanan Tambahan bagi Penumpang Terdampak

PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports menerapkan Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani penumpang terdampak. Langkah ini berlaku hingga bandara dinyatakan kembali dibuka.

Bentuk layanan tambahan tersebut antara lain pemberian makanan dan minuman ringan, penyediaan area khusus di terminal, serta asistensi staf bandara bagi penumpang terdampak.

"Penanganan penumpang terus kami lakukan hingga bandara dinyatakan kembali dibuka. Selain di 4 bandara terdampak abu vulkanik, SRA diterapkan juga di bandara-bandara yang memiliki penerbangan menuju bandara terdampak, disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing bandara," kata Radityo.

InJourney Airports terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait kondisi ini. Calon penumpang diimbau senantiasa memantau informasi status penerbangan dari maskapai.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks