SULAWESI UTARA — Target TKDN KBLBB naik bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Kementerian Perindustrian menetapkan minimal 40% hingga 2026, lalu naik ke 60% untuk periode 2027–2029, dan minimal 80% mulai 2030. Aturan ini mengacu pada Permenperin Nomor 6 Tahun 2022 yang diubah lewat Permenperin Nomor 28 Tahun 2023.
Komponen Non Power Train Sudah di Jalur Aman
Sekretaris Jenderal GIAMM, Rachmad Basuki, menilai kesiapan industri lokal bertumpu pada pengalaman puluhan tahun memasok merek otomotif global. "Secara prinsip industri part/komponen lokal sangat siap memasok part/komponen non power train," ujar Rachmad kepada Kontan pada Kamis (10/9/2026).
Rangkaian produk yang sudah dikuasai industri dalam negeri meliputi:
- Bagian bodi atas (upper body) dan bodi bawah (under body)
- Interior dan jok (seat)
- Sistem kemudi (steering system)
- Sistem pengereman (brake system)
- Komponen elektrikal dan elektronik
Baterai, Motor Listrik, dan PCU Masih Jadi Tantangan
Tiga komponen inti kendaraan listrik belum bisa dipenuhi industri lokal karena sifatnya yang relatif baru. Baterai, motor listrik, dan power control unit (PCU) masih bergantung pada rantai pasok yang belum terbangun penuh di dalam negeri.
Rachmad menilai industri komponen nasional bisa merambah ketiga komponen itu secara bertahap, asalkan skala ekonomi produksi kendaraan listrik ikut naik. "Jikalau skala ekonominya terpenuhi secara perlahan industri part/komponen lokal juga siap untuk menjadi pemasok," tuturnya.
Pabrik Baterai Dalam Negeri Baru Sebatas Perakitan
Seiring naiknya volume produksi kendaraan listrik, sejumlah perusahaan mulai mendirikan fasilitas baterai di Indonesia. Rachmad mencatat produksi saat ini sebagian besar masih dalam tahap perakitan, belum menyentuh sel baterai sebagai komponen bernilai tinggi.
Komponen pendukung seperti wiring harness punya peluang besar dipasok industri dalam negeri. Porsi baterai yang sangat besar dalam perhitungan TKDN membuat pendalaman di sektor ini jadi kunci.
Baterai Jadi Fokus Utama Mulai 2027
Rachmad memprediksi industri kendaraan listrik akan memprioritaskan pendalaman komponen baterai begitu target TKDN naik tahun depan. "Besar kemungkinan industri kendaraan listrik akan memperdalam baterai dan beberapa komponen baterai industri dalam negeri juga siap seperti wiring harness, dan lain-lain," pungkasnya.
Bagi konsumen, arah ini menentukan seberapa cepat harga kendaraan listrik bisa ditekan lewat kandungan lokal. Bagi pemasok komponen, peluang terbesar ada di segmen pendukung baterai dan komponen non power train yang sudah terbukti dikuasai.