MANADO — Nama Fiko Onga muncul sebagai salah satu kandidat dalam bursa calon Ketua Umum PSSI Sulawesi Utara. Sebelum terjun ke bursa ini, Fiko sudah menempuh perjalanan panjang di sepak bola daerah, mulai dari level askab hingga kepanitiaan turnamen nasional.
Rekam jejaknya tercatat sejak 2021 ketika dipercaya memimpin Askab PSSI Bolaang Mongondow Timur hingga 2025. Setelah itu, ia diberi tugas sebagai sekretaris panpel Liga 4 Sulut 2025-2026, lalu naik menjadi Ketua Panpel Piala Soeratin Sulut 2026.
Jejak Kepemimpinan dari Boltim hingga Piala Soeratin Nasional
Puncak kiprah Fiko di kepanitiaan adalah keberhasilan Sulut menjadi tuan rumah Piala Soeratin 2026 putaran nasional Zona 7 Sulawesi. Capaian itu disebutnya tidak datang instan, melainkan hasil kerja keras dan jaringan yang dibangun dari skala lokal hingga nasional.
"Saya kira kita semua punya tugas yang sama ingin membangun iklim sepak bola yang baik di Sulut," ujar jebolan FISIP Unsrat Manado itu.
Pengalaman sebagai wartawan juga disebutnya membentuk cara pandangnya terhadap tata kelola organisasi. Menurut Fiko, kinerja yang baik akan berbanding lurus dengan prestasi yang dihasilkan.
Empat Program yang Ditawarkan untuk Sepak Bola Sulut
Ada sejumlah agenda yang ingin diwujudkan Fiko jika dipercaya memimpin PSSI Sulut. Pertama, menciptakan iklim kompetisi yang sportif di seluruh jenjang turnamen daerah.
Kedua, PSSI Sulut memfasilitasi pelatih klub dan sekolah sepak bola (SSB) agar memiliki lisensi resmi. Ketiga, meningkatkan sumber daya manusia perangkat pertandingan yang dinilainya punya peran penting dalam kemajuan sepak bola daerah.
"Tak kalah penting juga adalah meningkatkan SDM perangkat pertandingan. Kita tahu perangkat pertandingan punya peran penting dalam kemajuan sepak bola Sulut. Dan juga memperjuangkan fasilitas infrastruktur lapangan sepak bola di Sulut," katanya.
Sinergi dengan Pemda dan Swasta Jadi Syarat Kemajuan
Fiko menilai Sulut punya potensi besar di sepak bola, baik dari bibit pemain maupun komponen pendukung lainnya. Potensi itu, menurutnya, tidak akan berkembang tanpa sinergi kuat antara stakeholder sepak bola, pemerintah daerah, dan pihak swasta.
"Jika saya dipercaya memimpin PSSI Sulut saya yakin bisa mewujudkan itu dengan manajemen dan tata kelola yang baik," tutur Fiko.
Bursa calon Ketua Umum PSSI Sulut sendiri kembali menghangat dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah nama bermunculan, dan Fiko menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan kalangan pencinta sepak bola Sulut.