Pencarian

CITA Raih Apresiasi PPM 2026 lewat Program GAS CERDAS di Lingkar Tambang

Kamis, 05 November 2026 • 12:04:31 WIB
CITA Raih Apresiasi PPM 2026 lewat Program GAS CERDAS di Lingkar Tambang
Penghargaan Apresiasi PPM 2026 kategori Peningkatan Akses dan Partisipasi Pendidikan diserahkan kepada PT Cita Mineral Investindo Tbk dalam rangkaian Minerba Convex 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

SULAWESI UTARA — PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) menerima Apresiasi Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Badan Usaha Pertambangan Mineral Tahun 2026 kategori Peningkatan Akses dan Partisipasi Pendidikan. Penghargaan diserahkan pada 3 November 2026 dalam rangkaian Minerba Convention & Expo (Minerba Convex) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pengakuan itu diberikan atas Program GAS CERDAS yang menyasar anak-anak rentan putus sekolah di wilayah lingkar tambang bauksit perusahaan.

Jakarta — Program GAS CERDAS (Gerakan Ayo Sekolah: Ciptakan Edukasi, Relasi, dan Dukungan Anak Sekolah) lahir dari pembacaan CITA atas persoalan pendidikan di sekitar area operasional. Kerawanan putus sekolah di lingkar tambang tidak melulu soal keterbatasan ekonomi. Ekonomi yang tumbuh membuat sebagian siswa memilih bekerja, sementara perkawinan usia dini dan kerentanan terhadap masalah sosial lain ikut memperbesar risiko.

Direktur PT Cita Mineral Investindo Tbk, Yusak L. Pardede, menilai persoalan itu butuh pendekatan yang menyentuh keluarga, sekolah, dan masyarakat sekaligus. Perusahaan tambang bauksit ini pun memposisikan GAS CERDAS sebagai strategi kolaboratif, bukan program bantuan sesaat.

Lima Komponen GAS CERDAS

Program ini berjalan lewat lima kegiatan yang saling terhubung. Kelas Inspirasi membuka wawasan siswa soal pendidikan, cita-cita, dan peluang masa depan. Kelas Parenting memperkuat peran keluarga dalam menjaga anak tetap bersekolah.

Ada pula Kelas Kewirausahaan yang membekali siswa dengan pengalaman mengelola usaha dan bekerja sama. Komponen keempat, PUSAKA (Pusat Edukasi Ekologi Berbasis Kearifan Lokal), menanamkan nilai kearifan lokal dan kepedulian ekologis di sekolah maupun masyarakat.

Komponen kelima menyasar mereka yang sudah terputus dari pendidikan formal, melalui penguatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Yayasan Zetha Learning Center dan Kolaborasi Lintas Pihak

Capaian strategis GAS CERDAS terlihat dari lahirnya Yayasan Zetha Learning Center, hasil kolaborasi CITA dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Yayasan ini menjadi pusat pengembangan PKBM dan kelas vokasi di Kecamatan Air Upas.

Pengembangan program ditopang sejumlah pihak. CITA berperan sebagai penggagas, pendamping, penyedia dukungan pendanaan, sekaligus pelaksana monitoring. PGRI menguatkan kelembagaan pendidikan nonformal. Dewan Adat Dayak menyusun muatan kearifan lokal dan modul PUSAKA, sementara Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang mendukung sinkronisasi kebijakan dan pembelajaran nonformal.

Dampak bagi Generasi Muda Lingkar Tambang

Bagi warga di sekitar operasional CITA, program ini membuka jalan bagi anak-anak yang hampir kehilangan kesempatan belajar. Siswa yang sebelumnya berisiko berhenti sekolah mendapat ruang untuk tetap menempuh pendidikan, sementara yang sudah keluar bisa kembali lewat jalur nonformal.

Yusak menyebut keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari capaian bisnis dan operasional. "Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pencapaian bisnis dan operasional, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan sebuah generasi," ujarnya.

Ia menambahkan, GAS CERDAS diarahkan agar anak-anak punya kesempatan tumbuh dan mandiri. "Kami ingin membangun lingkungan yang mendukung anak-anak untuk tetap bersekolah. Melalui GAS CERDAS, kami memiliki harapan untuk ikut membuka jalan agar mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh, mandiri, dan menjadi generasi yang berdaya saing," kata Yusak.

Penghargaan Bidang Pendidikan kategori Peningkatan Akses dan Partisipasi Pendidikan dari ajang PPM Badan Usaha Pertambangan Mineral 2026 menjadi penanda bahwa kerja pendidikan di lingkar tambang mulai diakui industri. Bagi CITA, kontribusi jangka panjang sektor tambang tidak cukup dilihat dari sumber daya alam yang dikelola, tetapi juga dari kualitas generasi yang tumbuh di sekitarnya.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks