Pencarian

Pemprov Sulut Luncurkan SULUT BLUE DATA, Integrasi Data Kelautan untuk Dorong Ekonomi Biru

Selasa, 03 November 2026 • 17:31:30 WIB
Pemprov Sulut Luncurkan SULUT BLUE DATA, Integrasi Data Kelautan untuk Dorong Ekonomi Biru
Sekretaris Daerah Sulut Tahlis Gallang menyampaikan apresiasi dalam peluncuran SULUT BLUE DATA di Minahasa Utara, Senin (2/11/2026).

MINAHASA UTARA — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahlis Gallang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara bersama seluruh pihak yang berkontribusi menghadirkan inovasi digital tersebut. Menurut Tahlis, kehadiran SULUT BLUE DATA menjadi langkah penting dalam mendorong perubahan tata kelola sektor kelautan dan perikanan agar semakin modern, terintegrasi, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks.

Peluncuran sistem ini dirangkaikan dengan kegiatan talk show bertajuk Membangun Kolaborasi dan Integrasi Data Kelautan dan Perikanan Berbasis Digital guna Mendukung Pembangunan Ekonomi Biru di Sulawesi Utara. Acara berlangsung di Hotel Sentra, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (2/11/2026).

Mengapa SULUT BLUE DATA Dibutuhkan

Tahlis menilai Sulawesi Utara memiliki kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar. Potensi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kekayaan yang besar itu, menurutnya, menuntut tata kelola yang rapi. Data yang tersebar di berbagai instansi dinilai menyulitkan pengambilan keputusan, sehingga integrasi lewat satu sistem digital menjadi kebutuhan.

Apa Isi SULUT BLUE DATA

SULUT BLUE DATA dirancang sebagai sistem integrasi data kelautan dan perikanan berbasis digital. Sistem ini menghimpun data sektor kelautan dan perikanan dari berbagai sumber untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi biru di daerah.

Pemprov Sulut menempatkan sistem ini sebagai bagian dari penguatan transformasi digital dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan. Data yang terintegrasi diharapkan mempermudah perencanaan program hingga evaluasi kebijakan di tingkat daerah.

Dampak bagi Warga Pesisir

Pembangunan ekonomi biru yang didukung sistem ini diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Nelayan, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha perikanan menjadi pihak yang paling berkepentingan atas tata kelola data yang lebih baik.

Dengan data yang terkonsolidasi, pemerintah daerah dapat lebih tepat menentukan sasaran program bantuan, pemetaan potensi tangkap, hingga pengembangan kawasan budidaya di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Kolaborasi Lintas Instansi Jadi Kunci

Talk show yang menyertai peluncuran menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam pengelolaan data. Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara disebut sebagai penggagas utama inovasi ini bersama pihak-pihak lain yang terlibat.

Kehadiran Sekretaris Daerah dalam acara tersebut menandai dukungan penuh pemerintah provinsi terhadap program ini. Pemprov Sulut berharap integrasi data tidak berhenti pada peluncuran sistem, tetapi berlanjut pada pemanfaatan rutin oleh perangkat daerah.

Tahap berikutnya adalah memastikan data yang masuk ke SULUT BLUE DATA diperbarui secara berkala. Tanpa pemutakhiran, sistem digital apa pun akan kehilangan nilainya sebagai dasar pengambilan keputusan.

Follow kabarbitung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manadopost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks