BYD M6 DM Harga Rp 320 Jutaan Siap Goyang Pasar MPV Hybrid dan PHEV Indonesia

Penulis: Saiful  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 14:33:45 WIB
BYD M6 DM resmi hadir dengan harga mulai Rp 320 jutaan, menjadi MPV PHEV termurah di Indonesia.

SULAWESI UTARA — Informasi mengenai banderol BYD M6 DM mengemuka dari tenaga penjualan BYD kepada Kompas.com, Selasa (19/5/2026). Disebutkan bahwa Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) M6 DM berada di kisaran Rp 100 juta sampai Rp 120 jutaan, sedangkan NJKB BYD M6 EV mencapai Rp 200 juta hingga Rp 280 juta.

Mengapa Harga BYD M6 DM Bisa Jauh Lebih Murah dari Versi Listrik?

Perbedaan NJKB yang hampir dua kali lipat itu berdampak langsung pada harga jual. Tenaga penjualan BYD memperkirakan harga BYD M6 DM di kisaran Rp 320 juta sampai Rp 380 juta. Dengan banderol tersebut, mobil ini jelas akan menjadi model PHEV termurah di pasar Indonesia saat ini.

Untuk perbandingan, Wuling Darion PHEV yang merupakan pesaing terdekat saat ini dibanderol Rp 449 juta on the road Jakarta. Artinya, selisih harga BYD M6 DM bisa mencapai lebih dari Rp 60 juta hingga Rp 120 juta lebih murah.

Bukan Cuma Wuling Darion, Siapa Saja yang Terancam?

Dengan harga di bawah Rp 400 juta, BYD M6 DM tidak hanya mengancam Wuling Darion PHEV. Mobil ini juga berpotensi mengganggu pasar MPV hybrid konvensional seperti Toyota Veloz yang berada di kisaran Rp 300 jutaan dan Suzuki Ertiga mild hybrid yang harganya mulai Rp 200 jutaan.

Bahkan, tak menutup kemungkinan BYD M6 DM akan menyerempet segmen MPV hybrid yang lebih tinggi. Konsumen yang sebelumnya melirik Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, Nissan Serena e-Power, atau Honda Step WGN mungkin akan berpikir ulang saat melihat harga BYD M6 DM yang lebih rendah namun menawarkan teknologi plug-in hybrid yang lebih canggih.

MPV PHEV Termurah, Tapi Siapa Target Konsumennya?

Meski harga lebih murah, ada perbedaan segmentasi konsumen antara BYD M6 DM dan Wuling Darion PHEV. Namun, dengan banderol yang sangat kompetitif, BYD jelas ingin menjaring pembeli yang tadinya hanya mempertimbangkan mobil hybrid biasa. Teknologi PHEV yang bisa diisi daya listrik dari stopkontak memberikan keunggulan efisiensi bahan bakar yang lebih baik ketimbang hybrid biasa, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan.

Kehadiran BYD M6 DM dipastikan akan memperketat peta persaingan di segmen kendaraan hybrid dan PHEV Indonesia. Pilihan mobil ramah lingkungan bagi masyarakat pun semakin beragam dengan harga yang semakin terjangkau.

Reporter: Saiful
Sumber: otomotif.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top